Kandidat Gubernur Tokyo Mulai Berkampanye

(Tokyo) Kampanye pemilihan Gubernur Tokyo dimulai pada Kamis (14/07) pekan silam, dan rencananya pemilihannya akan dilaksanakan pada 31 Juli mendatang, yang tiga kandidat utamanya, dua diantaranya adalah mantan Menteri yang punya kaitan dengan Partai pemegang kursi mayoritas di Parlemen Tokyo, dan kandidat lainnya adalah wartawan senior yang didukung partai oposisi.


Pemenang dari Pemilihan Gubernur kali ini, yang tiga kandidat utamanya ialah mantan Menteri Pertahanan Koike Yuriko (63 tahun), mantan Menteri Dalam Negeri Masuda Hiroya (664 tahun), dan mantan Pembawa Berita TV Torigoe Shuntaro (76 tahun), mendapat tugas mensukseskan Olimpiade dan Paralimpiade yang akan diselenggarakan di Tokyo pada tahun 2020.


Pemilihan Gubernur Tokyo dilaksanakan setelah Gubernur Sebelumnya Masuzoe Yoichi mengundurkan diri pada bulan Mei silam terkait skandal Dana Politik. Hal serupa juga yang menyebabkan Inose Naoki, Gubernur Tokyo sebelum Masuzoe, juga mundur di tahun 2014.


“Sekarang merupakan waktu yang tepat untuk melakukan reformasi Tokyo secara drastis,” ujar Koike dalam kampanye pertamanya di hadapan 200 orang di depan Stasiun Ikebukuro.


Koike, yang mundur dari anggota Majelis Rendah sebelum mendaftarkan menjadi kandidat Gubernur, berupaya berjuang dalam pemilihan dengan melampaui kelompok dan koneksi politik.


Salah satu janji kampanye yang menunjukan keseriusannya mengenai reformasi ialah mengurangi gaji gubernur.


Sementara Torigoe, yang dalam kampanye pertama berpidtao di depan Stasiun Shinjuku mendesak para pemilih untuk bekerjasama merubah ibukota. “Saya ingin membuat Tokyo menjadi tempat yang baik untuk bekerja dan untuk hidup.”

Namun wartawan yang mendaftar untuk ikut dalam pemilihan Gubernur dua hari sebelumnya, tidak menjelaskan lebih rinci mengenai janji kampanyenya.


Sedangkan Masuda, dalam pidatonya yang dilakukan didepan kantornya di Kawasan Chiyoda, Tokyo menjelaskan dirinya tidak berupaya menjadi Gubernur hanya karena ingin jadi Gubernur, “tapi lebih kepada apa yang saya bisa lakukan sebagai Gubernur bagi warga Tokyo.”


Meskipun Masuda mendapat dukungan dari Partai Liberal Demokrat (Jimin to), mitra koalisi juniornya Komei to dan Party for the Japanese Kokoro, namun namanya yang kurang dikenal bila dibandingkan Koike kemungkinan mengurangi peluangnya untuk mendapatkan dukungan para pemilih.


Torigoe sendiri sudah dipastikan mendapat dukungan dari Partai Demokrat (Minshin to), dan Partai Komunis (Kyosan to).


Jumlah pemilih yang mempunyai hak suara di Tokyo sampai 13 juli, sebanyak 11.274.080 orang, naik 453.500 orang dibandingkan pemilihan gubernur sebelumnya pada 22 Januari 2014.