Update Terakhir: 17:53 - 10 Des 2010.

J-CULTURE

Tim Peneliti Universitas Osaka Temukan Metode Penyembuhan Baru Bagi Tuna Netra

Ditulis oleh administrator Senin, 06 Desember 2010 00:29

(Osaka-Jepang) Tim peneliti Jurusan Farmasi Pasca Sarjana Universitas Osaka, Minggu (05/12), mengumumkan telah menemukan metode penyembuhan baru bagi pasien tuna netra, sehingga dapat melihat cahaya dengan menggunakan elektroda yang dapat menstimulasi retina.

Di Jepang, metode ini merupakan yang pertama kalinya diterapkan terhadap pasien tuna netra akibat kelainan retina.

Tim peneliti melakukan eksperimen sejak April sampai Juli lalu, terhadap dua pasien tuna netra, yang telah kehilangan penglihatan selama satu dekade akibat retinitis pigmentosa (penyakit mata yang ditandai dengan kesulitan melihat di malam hari atau cahaya yang minim, sehingga lama kelamaan menimbulkan kehilangan penglihatan secara keseluruhan-red), dengan memasang chip platina berukuran 7 mm persegi dan 49 elektroda di belakang retina pasien.

Tidak hanya itu, tim peneliti yang dipimpin Profesor Fujikado Takashi dari Universitas Osaka, juga memasang sebuah elektroda berukuran 1 mm di setiap mata pasien, serta kamera CCD (pencitraan visual digital pertama di dunia-red) di dahi mereka untuk menyampaikan sinyal yang telah diubah oleh perangkat ekstra corporeal (alat penyembuh yang digunakan di luar tubuh-red) menjadi informasi visual ke chip yang ada di mata pasien.

Informasi yang diperoleh kemudian merangsang retina dan menyampaikannya ke otak, sehingga pasien dapat mengikuti cahaya yang ada pada layar komputer dengan jari mereka.

“Kami ingin membuat pasien dapat melihat benda berukuran besar dalam 2 tahun, dan mereka mungkin dapat berjalan tanpa tongkat dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Fujikado. (Nova/KN)

 

Halaman 10 dari 21

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»