KBRI Evakuasi 38 Anak Buah Kapal di Kesennuma

(Tokyo-Jepang) Tim Relief IV Kedutaan Besar Indonesia, Jumat (18/03) telah mengevakuasi 38 orang anak buah kapal warga negara Indonesia (WNI), yang selamat dari terjangan tsunami, di kota Kesennuma, Prefektur Miyagi.


38 WNI yang sudah dievakuasi ke Balai Indonesia, di Sekolah RI Tokyo (STRIT), merupakan anak buah kapal dari 3 perusahaan kapal penangkapan ikan.



Sementara, 33 WNI pekerja di Kawamura Food Processing, Kamis (17/03), juga akan dievakuasi ke Tokyo.



15 orang anggota tim Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRCPB) tahap I, yang merupakan gabungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB), Kementerian Kesehatan, Badan SAR Nasional (BASARNAS), dan Palang Merah Indonesia (PMI), telah sampai di Tokyo, pada hari Jumat pagi.



Mereka langsung turun ke lapangan untuk melakukan proses evakuasi dan identifikasi korban, yang masih belum jelas keberadaannya.



Data yang dihimpun KBRI hingga Jumat (17/03), jumlah WNI di wilayah Tohoku yang telah melaporkan diri dan dinyatakan selamat, yakni 18 orang di Aomori, 77 di Iwate, 31 orang di Fukushima, 307 orang di Ibaraki, 278 orang di Miyagi, 30 orang di Yamagata, 56 orang di Niigata, 117 orang di Kesennuma, dan 296 orang di Oarai.



Sementara, KBRI Tokyo juga mengumumkan seluruh kantor imigrasi Tokyo dan sekitarnya akan tutup pada 19 - 21 Maret.



Namun, Kementerian Luar Negeri Jepang akan enyediakan layanan khusus bagi warga negara asing yang ingin meninggalkan Jepang, dengan membuka kantor imigrasi pada hari libur.Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 03-3592-8120. (Yuki)