Jumlah Pelajar Asing Di Jepang Terus Meningkat

(Tokyo-Jepang) Hasil laporan Kementerian Pendidikan, Budaya, Olaharaga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Monbu Kagaku Shou) dan Japan Student Service Organization (JASSO) yang diumumkan Rabu (22/12) menunjukkan, jumlah pelajar Jepang yang belajar di luar negeri pada tahun 2008 turun, sementara terhitung sampai bulan Mei tahun ini, jumlah pelajar asing yang saat ini belajar di Jepang mencapai rekor tertinggi.

Dalam laporan JASSO, jumlah warga asing yang belajar di Jepang sebanyak 141,774 orang, naik 9,054 orang dibanding tahun 2009, sementara Kementerian Pendidikan menyatakan jumlah warga Jepang yang belajar di luar negeri pada tahun 2008 sebanyak 66,833 orang, atau turun 8,323 orang dibanding tahun 2007.

Jumlah warga Jepang yang belajar di luar negeri semakin turun, sejak puncaknya di tahun 2004 yang sebanyak 82,945 orang, sementara warga asing yang belajar di Jepang terus meningkat. Pada tahun 2008, jumlah warga asing yang belajar di Jepang sebanyak 122,829 orang.

Menurut pejabat Kementerian Pendidikan, proses rekrutmen pekerja di Jepang saat ini, tampaknya menurunkan minat pelajar Jepang untuk belajar di luar negeri, karena khawatir kehilangan peluang untuk melamar kerja dalam waktu tertentu.

"Selain itu, para pelajar juga enggan belajar ke luar negeri, karena kondisi ekonomi saat ini," ujar pejabat Kementerian Pendidikan.

Sebelumnya, Pemerintah Jepang telah menetapkan target pada tahun 2020 untuk menerima 300,000 warga asing belajar di Jepang, dan jumlah yang sama untuk warga Jepang belajar di luar negeri.

Pemerintah mengharapkan peningkatan jumlah warga Jepang yang belajar di luar negeri, dengan mendorong mereka untuk mendaftar dalam program jangka-pendek.

Amerika Serikat merupakan tujuan populer bagi warga Jepang yang belajar di luar negeri pada tahun 2008, dengan jumlah 29,264 orang. Namun berdasarkan data terkini Institute of International Education, yang juga digunakan sebagai rujukan oleh Kementerian Pendidikan, jumlah itu turun menjadi 24,842 pada tahun 2009.

Cina merupakan tujuan populer kedua, dengan jumlah 16,733 orang, diikuti Inggris sebanyak 4,654 orang.

Sedangkan untuk warga asing yang belajar di Jepang, berdasarkan data JASSO, yang berasal dari Asia sebanyak 92 persen. Untuk posisi tertinggi ditempati pelajar dari Cina sebanyak 86,173 orang, naik 7,091 orang dibanding tahun 2009, atau 61 persen dari jumlah keseluruhan, diikuti pelajar dari Korea Selatan yang sebanyak 20,202 orang.

Berdasarkan Prefektur, Tokyo memiliki populasi pelajar asing paling banyak, yakni 45,617 orang, diikuti Osaka sebanyak 10,791 orang, dan Fukuoka 9,665 orang.

Berdasarkan Universitas, Waseda merupakan yang terbanyak menerima pelajar asing, yakni 3,568 orang, diikuti Ritsumeikan Asia Pacific University sebanyak 2,921 orang, dan University of Tokyo sebanyak 2,772 orang. (Arry Raymond/KN)