Mahasiswa Unsoed Bertukar Kuliner dengan Osaka International University

(Purwokerto) Jurusan Ilmu Budaya FISIP Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, mendapat kunjungan mahasiswa Osaka International University pada awal September silam. Tujuh mahasiswa Osaka berkunjung untuk program Ibukuro De Tsunagu atau Persahabatan Melalui Kuliner dengan mahasiswa program studi Sastra Jepang Unsoed.



"Ada tujuh mahasiswa yang datang bersama Katsuhiro Taniguchi (koordinator program pertukaran), dan melakukan kegiatan bersama dengan mahasiswa di bidang budaya," ujar Ida Hamidah, Ketua Prodi Sastra Jepang Unsoed, Kamis (05/09).



Mahasiswa Osaka dan Unsoed, kata Ida mengadakan acara masak bersama dan saling memperkenalkan kuliner masing-masing. "Kami mengenalkan tumpeng dan sambel. Orang Jepang sangat asing dengan kedua makanan, ini jadi kami mengajarkan cara membuatnya," kata Ida. Sementara mahasiswa Osaka, membuat masakan Osaka yaitu Kakiage Nyuumen, Mitarashi Dango dan Ebipei yaki.


Selain kuliner juga saling bertukar informasi perbedaan alat makan antara warga Jepang dan Indonesia. Jika di Jepang menggunakan sumpit, di Indonesia menggunakan tangan.



Dalam kunjungan itu, juga dilakukan penandatanganan MoU oleh Katsuhiro Taniguchi dan Dekan FISIP Unsoed Ali Rokhman, yang bertujuan untuk merintis hubungan resmi kedua perguruan tinggi di masa depan.
Penandatangan MoU merupakan langkah awal menjalin kerjasama dan akan ditindaklanjuti kembali pada Oktober mendatang. "Pak Ali akan pergi ke Jepang Oktober untuk memfollow-up MoU ini. Jika semuanya berjalan lancar, kerjasama ini dapat dilanjutkan berupa pertukaran dosen atau mahasiswa baik di tingkat universitas, jurusan ataupun prodi," ujar Ida.



Prodi Sastra Jepang Unsoed baru berdiri selama tiga tahun, dan sedang menjajaki kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi Jepang. Selanjutnya, prodi ini akan mendapat kunjungan Hosei University di Tokyo untuk penelitian mengenai perkembangan budaya Jepang.