Layanan Online Fasilitasi Warga Saling Membantu
Senin, 10 Agustus 2015 16:16
(Tokyo) Dengan semakin banyaknya penggunaan ponsel pintar, layanan berbasis online kian hari semakin marak dan mendapat perhatian yang sangat besar di kalangan masyarakat. Salah satunya adalah layanan bagi yang membutuhkan bantuan dari tetangga sekitar yang siap membantu menyelesaikan pekerjaaan rumah dan pengasuhan anak.
Layanan baru ini tampaknya mengisyaratkan penggunaan Internet yang meluas turut membantu menumbuhkan kembali semangat tolong menolong yang telah mulai menghilang dikalangan para tetangga yang sudah jarang saling berkomunikasi dalam beberapa tahun terakhir.
Nemoto Mayumi (34 tahun) seorang instruktur biola di Yokohama, menitipkan puteranya yang berusia 2 tahun kepada Egoshi Satsuki ( 37 tahun), ibu rumah tangga yang rumahnya berdekatan dengan Nemoto, dan sebagai gantinya mengajarkan anak Egoshi bermain biola satu kali sepekan.
Nemoto menggunakan layanan ini sejak setahun yang lalu. “Pusat pengasuhan anak selalu ramai dan jika menyewa babby sitter biayanya lumayan mahal pada waktu itu,” ujar Nemoto. Lalu, dia menemukan Egoshi dari AsMama, situs yang dirancang sebagai penghubung antara orang yang membutuhkan babysitter, dan bagi mereka yang dapat memberikan bantuan.
Egoshi mempunyai dua anak yang berusia 6 dan 8 tahun, selain itu dirinya juga menghadapi masalah karena tidak dapat bantuan dari orang lain untuk menjaga anaknya, yang membuat dirinya berpikir akan membantu ibu lain yang menghadapi situasi serupa. Selanjutnya Egoshi membantu menjaga anak ibu lain yang rumahnya berdekatan yang dikenalnya melalui situs web AsMama.
Komunitas AsMama atau AzuMama dibentuk 4 November 2009, dan situsnya dirilis pada tahun 2010. Komunitas ini dibentuk para Mamasao atau sebutan untuk relawan wanita dan pria yang peduli anak-anak.Tujuannya menghidupkan kembali tradisi saling membantu antar tetangga, dan menghibur anak-anak saat ditinggal orangtuanya bekerja. Sekitar 30.000 orang di Jepang telah menjadi anggota di website itu.
Para anggota tidak bisa mengetahui nama dan nomor telepon mereka kecuali, jika mereka sudah melakukan interview dan saling bertukar nomor telepon dan email. Jika ingin menggunakan jasa tersebut, dikenakan 500 yen sampai 700 yen per jam untuk mengasuh anak belum termasuk biaya transportasi. Ketua website tersebut juga menjamin tidak akan ada kecelakaan selama dalam pengasuhan.
“Saya rasa website ini sangat diterima masyarakat luas, jadi mereka tidak perlu khawatir akan terjadi kecelakaan selama dalam pengasuhan,” ujar Koda Keiko, Ketua AsMama.
Sementara situs web Any+Times yang mulai beroperasi sejak dua tahun silam, ditujukan untuk menolong mencari bantuan membersihkan rumah, dengan misi membangun kembali semangat saling membantu dalam komunitas warga.
Sebagian besar orang yang memberikan bantuan adalah amatir maka harga yang harus dikeluarkan tidaklah mahal, dan mereka biasanya tinggal berdekatan sehingga tidak perlu biaya untuk transportasi.
Lain halnya dengan JMTY, yang merupakan situs buletin penyedia berbagai jenis barang bekas dengan harga yang sudah ditetapkan . Sekitar 4 juta orang telah menggunakan situs ini. Situs ini telah melayani dibeberapa daerah seperti, Hokkaido, Tohoku, Kanto, Kinki, Kyushu, dan Okinawa.
Someya Masako (33 tahun), seorang ibu rumah tangga mengatakan , “saya rasa tidak mudah untuk memberikan pakaian bekas ke teman dekat. Lebih baik memberikannya kepada orang yang ingin menerimanya.”
Menurut hasil survei Dai-Chi Life Research Institute Inc. Di bulan Januari silam, telah meneliti hubungan dekat antar tetangga. Sekitar 70 persen dari 7.000 responden menyatakan bahwa mereka jarang untuk saling menyapa, 18 persen menyatakan bahwa mereka sulit untuk memulai hubungan dekat dengan tetangga, sedangkan 12 persen menyatakan hubungan dekat dengan tetangga.
Miyaki Yukiko, ketua peneliti Institut Pusat Pengembangan dan Penelitian mengatakan, “Beberapa tahun ini, seseorang tidak berhubungan dekat dengan tetangganya karena untuk menghindari pemasalahan ketika telah mempunyai hubungan yang erat.”
Berdasarkan pertanyaan dalam survei, mengenai perlunya keselamatan dan rasa aman di sebuah perkumpulan, hanya 47 persen menjawab bahwa hubungan baik dengan tetangga sangat penting. “Beberapa orang percaya bahwa harus bekerjasama dengan tetangga jika terjadi suatu masalah,” ujar Miyaki.
Dibalik penyebaran tren layanan online AsMama dan JTMY, hal itu membuktikan bahwa orang-orang lebih suka menjaga jarak dengan tetangganya.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
| BERITA SOSIAL & PENDIDIKAN LAINNYA |

