41 Agen Perjalanan Wisata Hadir Dalam Travel Seminar JNTO
Jumat, 12 Juni 2015 14:34
(Jakarta) Japan National Tourism Organization atau JNTO menyelenggarakan “Japan Incentive Travel Seminar” yang diikuti 41 perusahaan agen travel Rabu (10/06) di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan Indonesia yang memberikan insentif bagi para pegawainya antara lain berupa perjalanan ke mancanegara, dan seminar yang dilaksanakan kedua kalinya di Jakarta ini ditujukan untuk mempromosikan berbagai objek wisata di Jepang.
Pada tahun 2014 silam, ada tiga badan promosi pariwisata yang ikut serta dalam travel seminar yakni dari Kota Kobe, Prefektur Chiba dan Prefektur Okinawa. Sementara untuk tahun ini, ditambah dengan Yokohama Sightseeing Convention Bureau, Prefektur Tokushima, Kinki Nippon Tourist, dan Nippon Travel Agency.
Selama seminar organisasi yang ikut serta duduk bersama di satu meja dengan perwakilan perusahaan perjalanan wisata guna saling berkenalan dan bertukar informasi.
Sejumlah organisasi yang diperkenalkan dalam kesempatan itu antara lain Kobe International Sightseeing Convention Association, Hotel Okura Kobe, dan Rokkosan Hotel.
Kota Kobe masuk dalam “golden route” atau jalur emas pariwisata, didalamnya termasuk Tokyo, Gunung Fuji, Kyoto, dan Osaka, yang sering dikunjungi para wisatawan asing.
Yasuda Makoto, Manajer Perencanaan Kobe International Sightseeing Convention Association menjelaskan, “Beberapa perwakilan perusahaan agen perjalanan Indonesia menyatakan agak sulit mendapatkan hotel untuk menginap di Osaka, dan saya menjelaskan bahwa dari Kobe akses untuk ke Osaka sangat dekat dan hotel yang tersedia dapat menampung para wisatawan.”
Sementara dari Prefektur Tokushima, yang untuk pertamakalinya melakukan promosi pariwisata di Indonesia, Sogami Hiroki, penanggung jawab International Strategy Division, of Commerce, Industry, Labor and Sightseeing Bureau Tokushima Prefecture menjelaskan objek wisata unggulan seperti pusaran air di kota Naruto dan juga tarian Awa atau Awaodori.
Menurut Sogami, “Pemahaman mengenai Prefektur Tokushima di Indonesia masih sangat terbatas, oleh karena itu promosi ini dilakukan agar lebih dikenal.”
Menurut data yang dirilis JNTO, jumlah kunjungan wisatawan dari Indonesia ke Jepang dalam tiga tahun terakhir terus meningkat. Pada tahun 2012 jumlahnya sebanyak 101.460 orang, di tahun 2013 sebanyak 136.797 orang dan tahun 2014 sebanyak 158.739 orang. Untuk tahun 2015, diharapkan jumlahnya melampaui pencapaian tahun kemarin.
