Update Terakhir: 17:59 - 17 Jul 2011.

Hujan Lebat Mungkin Sebabkan Air Radioaktif Tumpah Dari Pembangkit Nuklir Fukushima

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(Tokyo-Jepang) Tokyo Electric Power Co (TEPCO) Jumat (03/06) menyatakan, air radioaktif yang terakumulasi di dalam pembangkit nuklir nomor 1 Fukushima, kemungkinan akan tumpah keluar bila terus terjadi hujan lebat sampai tanggal 15, dan ada kekhawatiran akan mencemartkan laut, dan daratan.

TEPCO rencananya mulai 15 Juni atau setelahnya segera mengaktifkan, peralatan baru yang bisa menetralisir kontaminasi air radioaktif, namun kemungkinannya masih belum pasti karena proyek pemasangannya memerlukan waktu yang cukup lama.

Sampai hari Selasa (31/05), jumlah air yang terkontaminasi radioaktif, dan bocor dari reaktor nomor 1 sampai 3 di pembangkit nuklir nomor 1 Fukushima sebanyak 105,100 ton, karena angin topan terkini telah mencurahkan air hujan dalam jumlah cukup besar di daerah sekitar pembangkit nuklir.

Menurut pejabat TEPCO, meski tidak turun hujan, air yang terkontaminasi kemungkinan akan tumpah keluar paling cepat pada 20 Juni, karena air pendingin merembes melalui bangunan terluar, dan pada saat itu diperkirakan jumlah radiasi pada air yang tercemar sebesar 720,000 terabecquerel.

Sementara Juru bicara Badan Keselamatan Industri dan Nuklir (Genshi Ryoku Anzen Hoan Iin/NISA), Nishiyama Hidehiko menyatakan, "bila kemungkinan tumpahnya air yang tercemar radioaktif tinggi, maka kami akan mempertimbangkan mengambil langkah darurat."

Lebih lanjut pejabat TEPCO menjelaskan, meski nantinya perusahaan berhasil memindahkan 4,300 ton air beracun ke kondenser di reaktor nomor 2, 3, dan fasilitas pengolahan limbah, maka air yang tersisa masih dikhawatirkan tumpah dan mencemari lingkungan, untuk reaktor nomor 2 pada 20 Juni, dan reaktor nomor 3 pada 21 Juni. (YD/KN)