Update Terakhir: 13:00 - 13 Peb 2012.

9 UKM Asal Prefektur Okayama Tinjau Prospek Bisnis Di Indonesia [20/01-15:21]

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(Jakarta-Indonesia) Asosiasi Promosi Industri Prefektur Okayama (Okayama ken Sangyou Sinkou Zaidan) berkunjung ke Jakarta sejak Rabu (15/01) hingga Selasa (21/01), guna meninjau prospek perluasan bisnis di Indonesia.



Sebanyak sembilan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang tergabung dalam Asosiasi Industri Okayama diantaranya, pabrik produsen suku cadang mesin, serta usaha daur ulang limbah. UKM asal Okayama tengah mempertimbangkan perluasan bisnis ke luar negeri karena pasar lokal yang melemah, dan nilai mata uang yen yang menguat.


Asosiasi UKM Okayama melaksanakan tur kunjungan ke sejumlah pabrik di Kawasan Industri KIIC di Karawang, dan Greenland International Industry Center (GIIC) Bekasi. Selanjutnya pada hari Kamis (19/01), mereka mengunjungi kantor pusat Bank Resona Perdania , meninjau pinjaman untuk usaha kecil, serta membahas situasi perekonomian di Indonesia yang dijelaskan oleh Miyamoto Akihiro Presiden Direktur Bank Resona Perdania.


Menurut Miyamoto, Bank Resona Perdania selalu mendukung serangkaian UKM Jepang guna memajukan perekonomian, khususnya industri kendaraan beroda dua dan empat. Di tahun 2011, Bank Resona memiliki banyak klien dari industri kendaraan roda dua dan empat, tekstil, bahan pangan, serta pendidikan.


Selain itu Miyamoto juga menjelaskan risiko ekspansi bisnis di Indonesia meliputi, perubahan regulasi investasi mendadak, dan tingkat kenaikan upah karyawan.


"Demi meningkatkan jumlah ekspor ke luar negeri, sejumlah manufaktur di Jepang melakukan kunjungan peninjauan untuk mengantisipasi produksi dalam negeri. Meskipun ada kekhawatiran, namun kami ingin memperluas bisnis di Indonesia", ujar Nagasaki Masao Direktur Eksekutif Nagasaki Iron Works Co. Ltd.


Menurut Ketua Asosiasi Promosi Industri Okayama Shimatsu Yoshiaki, "Kami banyak menerima permintaan memfasilitasi studi untuk perluasan bisnis ke luar negeri, dan setiap tahun terus meningkat. Oleh karena itu kami menyelenggarakan seminar ekspansi internasional, antara lain ekspansi ke Shanghai. Sementara itu, di Prefektur Okayama kami memiliki kawasan industri di kota Kurashiki, beberapa perusahaan yang ada disana, seperti Mitsubishi Motors Mizushima, JFE Steel, dan pabrik Farmasi Mitsubishi."


Lebih lanjut Shimatsu menambahkan, "Indonesia adalah negeri yang menarik, bagi UKM Okayama, disini banyak terdapat sumber daya manusia berbakat, serta memiliki rasa toleransi terhadap warga asing. Selain itu, masih banyak peluang mengembangkan bisnis di Indonesia, yang dapat didukung dengan industri, dan teknologi dari Okayama." (IM/JS)