Update Terakhir: 05:33 - 12 Peb 2012.

Kepala Kantor JETRO Jakarta Bahas Perkembangan Perusahaan Jepang di Tahun 2011 dalam Seminar SMEJ

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(Jakarta-Indonesia) Kepala Kantor Japan External Trade Organization (JETRO) Jakarta Tomiyoshi Kenichi, Kamis (19/01), membahas perkembangan perusahaan Jepang dalam satu tahun terakhir di Indonesia, terutama paska bencana 11 Maret silam, dalam seminar JETRO di Kedutaan Besar Jepang, Jakarta Pusat.


Dalam seminar yang bekerjasama dengan Asosiasi Small Medium Enterprise Japan (SMEJ) di Indonesia dan Kedutaan Besar Jepang, Tomiyoshi mengungkapkan satu tahun terakhir merupakan masa terberat bagi perusahaan Jepang di Indonesia, tidak hanya karena tingginya nilai tukar yen atau bencana 11 Maret, namun juga dampak dari banjir di Thailand.


“Tahun 2011 merupakan tahun yang berat bagi perekonomian Jepang,” ujar Tomiyoshi. “Namun kami percaya setelah ini akan bangkit kembali.”


Tomiyoshi juga memaparkan hasil survei terhadap perusahaan Jepang di 12 negara Asia dan Oseania, termasuk Indonesia, yang memperlihatkan pertumbuhan terus menerus, meskipun sempat terhambat 1-2 bulan karena bencana 11 Maret.


“Perekonomian memang terlihat lesu di sejumlah negara Asia, namun berbeda di Indonesia yang sedang mengalami pertumbuhan ekonomi pesat. Hubungan antara Indonesia dan Jepang juga terlihat semakin erat dari waktu ke waktu,” ujar Tomiyoshi.


Saat disinggung mengenai demo pada hari Kamis (19/01) siang, yang menuntut kenaikan upah para buruh, Tomiyoshi mengungkapkan hal tersebut merupakan hal yang wajar karena tunjangan buruh di Indonesia termasuk rendah, bahkan 2/3 dari buruh di Filipina.


“Wajar jika terjadi banyak protes, namun jika berujung pada kekerasan, tentunya kami sebagai warga asing sangat khawatir,” ujar Tomiyoshi.


Sebelum menutup seminar, Tomiyoshi menghimbau agar para pebisnis Jepang, khususnya SMEJ dapat mempererat hubungan dengan pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) atau pemerintah Indonesia di masa depan. (AN/JS)