Update Terakhir: 07:14 - 24 Peb 2012.

Tim Dokter : "Operasi Jantung Kaisar Akihito Berhasil"

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(Tokyo-Jepang) Badan Rumah Tangga Kekaisaran (Kunai Cho) dan Tim Dokter Sabtu (18/02) menyatakan, operasi jantung bypass Kaisar Akihito di Rumah Sakit Universitas Tokyo berhasil dilaksanakan, dan salah seorang dokter mengisyaratkan kaisar bisa keluar dari rumah sakit setelah dua pekan.

Operasi arteri bypass jantung dimulai pukul 11 pagi, dan berlangsung sekitar 4 jam, tanpa ada komplikasi atau pendarahan, ungkap Kanazawa Ichiro, Dokter utama Kekaisaran, dalam konferensi pers.

"Operasi, yang dilakukan oleh tim dokter dari Rumah Sakit Universitas Tokyo, dan Juntendo berjalan lancar seperti yang telah direncanakan," ujar Kanazawa.

Setelah sadar dari pembiusan, Kaisar Akihito dibesuk Permaisuri Michiko, dan anak perempuannya Kuroda Sayoko, dahulu Putri Nori, yang menjadi warga biasa setelah menikah dengan pria diluar keluarga kekaisaran.

Ketika ditanya oleh permaisuri mengenai perasaanya, Kaisar menganggukkan kepalanya, dan mengisyaratkan dirinya baik-baik saja, ungkap salah seorang anggota tim dokter.

Sementara Amano Atsushi, dokter ahli bedah jantung bypass dari Juntendo dalam konferensi pers menyatakan, "Bila Kaisar sudah kembali menjalankan tugasnya maka bisa dikatakan operasinya berhasil. Jadi saya sangat menunggu saat itu."

Sedangkan Ono Minoru, dokter dari Rumah Sakit Universitas Tokyo menjelaskan, Kaisar Akihito saat ini sudah dalam kondisi stabil, dan diharapkan segera dipindahkan dari ICU pada Senin siang.

Ono menambahkan, Kaisar kemungkinan bisa memulai rehabilitasi pada pertengahan pekan depan, dan keluar dari rumah sakit setelah dua pekan.

Operasi bypass dilakukan setelah angiogram pada 11 Februari menunjukkan adanya penyempitan di dua dari tiga arteri koroner. Selanjutnya Kaisar menjalani tes jantung setelah memperlihatkan gejala perubahan kecil pada saat melakukan olah raga ringan.

Dibandingkan tes serupa yang dilakukan pada bulan Februari tahun 2011, ditemukan adanya penyempitan di salah satu dari tiga arteris, yang membuat tim dokter memutuskan untuk segera melakukan operasi bypass.

Selama operasi pada hari Sabtu, tim dokter mencangkokkan dua pembuluh darah ke bagian dada Kaisar, yang diambil dari bagian tubuh lainnya, dan menggunakannya untuk mem-bypass arteri yang bermasalah, dan disaat bersamaan menjaga jantung Kaisar tetap berdetak.

Pada saat operasi berlangsung, sempat terjadi detak jantung yang tidak normal, dan selanjutnya tim dokter menjahit sebagian jantung Kaisar guna menghindari kemungkinan terjadinya pemblokiran pembuluh darah oleh darah beku, ungkap Amano. (KN/Arry)