Update Terakhir: 10:49 - 13 Jun 2012.

CyberAgent Ventures Kerjasama Dengan Startup Lokal Untuk Kembangkan Pasar Internet Indonesia

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(Jakarta-Indonesia) Cyberagent Ventures pada awal Januari mengumumkan peluncuran CyberAgent Asia Internet Fund I, yang ditujukan untuk melakukan investasi di perusahaan internet di Indonesia dan Vietnam, dengan dana awal sekitar 15 juta dolar Amerika Serikat.

Dalam wawancara dengan Suzuki Takahiro, General Manager CyberAgent Ventures Indonesia pada 20 Januari silam, dijelaskan bahwa dibuatnya CyberAgent Asia Internet Fund I. merupakan salah satu upaya CyberAgent untuk mengembangkan pasar internet di Indonesia.

"Kami bekerjasama dengan entrepneur lokal berusaha mengembangkan pasar internet disini, meskipun tidak bisa instan karena mungkin butuh waktu cukup lama, tapi kami fokus untuk jangka panjang," ujar Suzuki.

Menurut Suzuki, CyberAgent Ventures berminat dengan pasar internet Indonesia, karena saat ini masih dalam proses berkembang, tapi potensinya besar, dan untuk tahap ini yang perlu dilakukan adalah memperbanyak investasi.

"Tahun ini kami fokus pada early stages, dan tahun depan akan fokus pada pendanaan perusahaan internet pemula," ungkap Suzuki. "Selanjutnya kami sedang mempertimbangkan untuk mengajak lebih banyak investor melalui koneksi perusahaan yang ada di Jepang, Cina, dan Amerika Serikat untuk ikut serta mengembangkan pasar internet di Indonesia."

Lebih lanjut Suzuki menjelaskan, CyberAgent Ventures tertarik pada semua jenis perusahaan internet pemula (start up), khususnya game, mobile application dan e-commerce.

"Saat ini bisnis internet di Indonesia masih dalam proses awal, tapi sudah ada perkembangan yang signifikan mungkin setelah enam tahun kedepan sudah semakin matang," papar Suzuki. "Sambil menunggu, kami akan memberikan dukungan kepada perusahaan internet pemula baik di bidang pendanaan, maupun know how seperti strategic planning dan manajemen."

Suzuki menjelaskan dana yang disediakan melalui CyberAgent Asia Internet Fund I minimum sebesar 15 juta dolar AS, tapi jumlah keseluruhannya sebesar 40 juta dolar AS. Dan untuk tahun 2012, kemungkinan akan digunakan membiayai sekitar 5 perusahaan internet pemula di Indonesia. (Arry Raymond)