Investasi Langsung Jepang di Mancanegara Naik Dua Kali Lipat Pada 2011 Ditengah Menguatnya Yen
Kamis, 12 April 2012 17:26
(Jenewa-Swiss) Arus investasi langsung (FDI) di mancanegara yang dilakukan perusahaan Jepang pada tahun 2011, naik dua kali lipat dibanding tahun 2010 menjadi 9,35 triliun yen (sekitar 115,6 miliar dolas AS), disaat nilai yen menguat dibanding mata uang utama lainnya, ungkap United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) Kamis (12/04) di Jenewa, Swiss.
Menurut UNCTAD Global Investment Trends Monitor 2012, arus keluar FDI global juga meningkat 16,5 persen menjadi 16,5 persen menjadi 1,66 triliun dolar AS, yang dipimpin negara maju.
Meski angka-angkanya turun dibanding sebelum terjadinya krisis keuangan global, namun masih rendah 25 persen dibanding tahun 2007, yang merupakan masa puncak, ungkap UNCTAD.
UNCTAD memprediksikan pemerintah dan kelompok swasta merencanakan kenaikan investasi pada fasilitas pembangkit listrik yang bergantung pada sumber energi terbarukan, seperti matahari dan angin, untuk jangka panjang pasca terjadinya krisis nuklir di Fukushima.
Untuk outlook tahun 2012, laporan UNCTAD memperingatkan, "rapuhnya upaya pemulihan di Eropa, dan ketatnya penghematan fiskal yang diterapkan pemerintah di zona euro kemungkinan akan menghambat naiknya investasi langsung asing."
Sementara untuk kenaikan investasi langsung asing global pada tahun 2011, investasi yang dilakukan perusahaan multinasional untuk membiayai merger dan akuisisi memainkan peranan penting dalam menaikkan jumlah keseluruhan arus investasi, ungkap laporan UNCTAD.
Di Jepang, kuatnya yen mendorong investasi langsung asing, seperti yang ditunjukkan oleh Takeda Pharmaceutical Co yang mengakuisisi Nycomed Pharma AG dari Swiss. (KN/Arry)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|