Ritsumeikan Asia Pacific University Gelar Indonesia Week Mulai Hari ini
Selasa, 03 Juli 2012 16:48
(Oita-Jepang) Komunitas Indonesia di Ritsumeikan Asia Pacific University (APUINA), mulai 2 hingga 6 Juli, menggelar “Indonesia Week” yang diselenggarakan di Ritsumeikan Asia Pacific University (APU) Kota Beppu, Prefektur Oita, guna perkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa asing.
Selama sepekan, melalui acara bertema “Feel it, Indonesia” ini, mahasiswa Indonesia APU menampilkan seni dan budaya Indonesia, antara lain kuliner, kerajinan tangan, medley tari nusantara, serta lagu mulai dari pop, tradisional, hingga dangdut.
Tidak hanya dari Indonesia, mahasiswa negara lain juga tampil dalam pertunjukkan kesenian, seperti tari Nusantara yang akan dibawakan mahasiswa Indonesia, Jepang, Korea, Rusia, Amerika, Perancis, dan China pada puncak acara hari Jumat (06/07) mendatang.
Rencananya, pada puncak acara akan hadir pula perwakilan Kedutaan Besar Tokyo, KJRI Osaka, perwakilan dari perusahaan-perusahaan multi nasional dari Tokyo dan Osaka, serta perwakilan perkumpulan pecinta Indonesia dari propinsi Oita dan sekitarnya.
Selain itu, tersedia cafe yang menjual kuliner khas Indonesia dengan menu berbeda setiap hari, antara lain nasi goreng, mi goreng, gado-gado dan pisang goreng yang seluruhnya merupakan hasil karya mahasiswa Indonesia.
“Melalui acara ini, mahasiswa dapat lebih memahami budaya sendiri dan juga mengenal budaya asing, selain itu mereka juga dapat berkolaborasi dengan mahasiswa negara lain”, ujar Dahlan Nariman Vice-Dean of Admissions, Associate Professor, Education Development and Learning Support Center (EDLSC).
Indonesia Week yang merupakan bagian dari Multicultural Week, diselenggarakan setiap tahun guna memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa asing dan juga penduduk di sekitar kampus.
Multicultural Week merupakan acara tahunan yang dimulai sejak Juni hingga Juli guna memperkenalkan negara masing-masing kepada mahasiswa lain.
Kegiatan ini pada awalnya merupakan kegiatan sederhana kelompok mahasiswa untuk memperkenalkan budaya asalnya, namun seiring berjalannya waktu menjadi acara yang mempromosikan negara masing-masing. (AV/KMP)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|