Odayaka, Film Potret Keluarga Jepang Pasca Bencana


(TOKYO-Jepang) Reaksi masyarakat Jepang pasca gempa dan tsunami serta kebocoran nuklir Fukushima pada Maret 2011, digambarkan dalam film "Odayaka" karya Uchida Nobuteru.


Film bergenre drama, ini berjudul asli Odayakana Nichijio dengan latar kota Tokyo. Ceritanya berpusat pada dua tokoh perempuan yaitu Saeko dan Yukako.


Saeko dan Yukako, tinggal bersebelahan di apartemen di Tokyo yang memiliki permasalahan rumah tangga masing-masing. Konflik dimulai ketika gempa dan tsunami terjadi, padahal orang tua Saeko tinggal di daerah dekat bencana. Apalagi bocornya nuklir Fukushima, dikhawatirkan radiasinya dapat sampai ke Tokyo. Satu-satunya yang dipikirkan Saeko dan Yukako adalah menyelamatkan keluarganya.


Odayaka, yang dirilis di bioskop Jepang mulai 22 Desember silam, sempat memicu kontoversi, karena sang sutradara, Uchida Nobuteru menggambarkan dengan jujur situasi psikologis masyarakat Jepang karena kepanikan terhadap radiasi.


Uchida adalah sutradara yang gemar menuangkan kritik sosialnya melalui film. Sejumlah film yang dibuatnya, kerap mendapatkan penghargaan dan ditayangnya di berbagai festival film. Misalnya, Love Addicted, yang dibuatnya pada 2010 silam, menceritakan manusia tak selalu bisa mengontrol cinta, karena karakter seseorang dan situasi terlalu sulit diharmonisasikan. Film ini pun mendapat penghargaan TOKYO FilmeX 2010 dan ditayangkan di Festival Film Internasional Rotterdam. Sementara, Odayaka ditayangkan di Festival Film Internasional Busan pada Oktober silam.


Uchida juga telah merampungkan film terbarunya, Samayou Kemono yang menceritakan kecenderungan seseorang untuk mengasingkan diri dari masa lalu. Film ini akan rilis pada Februari mendatang.