Penjualan di Eropa Lesu, Nikon Garap Pasar Indonesia

(JAKARTA) Pasar kamera digital yang terus tumbuh, menarik minat Nikon Corporation untuk meningkatkan penjualannya di Indonesia melalui pembukaan kantor cabang baru.

Presiden Nikon Corporation, Kimura Makoto mengungkapkan PT Nikon Indonesia akan berfungsi sebagai pusat penjualan dan servis. Pembukaan anak perusahaan ini dimaksudkan untuk menaikkan penjualan kamera digital, lensa dan aksesoris di Indonesia sekaligus meningkatkan layanan purna jual.


Pembukaan kantor cabang, pada 1 Februari 2013, menandai pergeseran target pasar global dari Eropa. Sebelumnya Nikon telah mengumumkan pengurangan target penjualan kamera SLR dan lensanya dari 7,1 juta unit menjadi 7 juta unit, menyusul lesunya permintaan di pasar Eropa serta boikot produk Jepang di Cina. Saham Nikon sempat mengalami penurunan sebesar 19 persen akibat pemotongan target itu.


Sementara, berbeda dengan situasi di Eropa, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menggembirakan akhir-akhir ini ternyata turut membawa kenaikan pada bisnis kamera digital. Tahun lalu pasar kamera digital untuk kamera saku dan SLR mencapai 1,4 juta unit.


Sehingga melalui pendirian kantor lokal ini Nikon berharap memperluas dan meningkatkan layanan konsumen, mulai dari penjualan, dukungan pelanggan dan layanan purna jual secara terpadu.


Sebelumnya pasar Indonesia ditangani Nikon Hong Kong Ltd, melalui distributor lokal PT Alta Nikindo.


Pendirian anak perusahaan yang menelan investasi Rp24 miliar ini, selanjutnya akan dipimpin Managing Director, Asazaki Toshio dengan jumlah karyawan awal sebanyak 20 orang. Melalui kantor ini Nikon menargetkan penjualan mencapai 2 miliar yen atau sekitar Rp200 miliar pada tahun 2013.

Hak Cipta © 2013 HALO Jepang! HArian onLine indOnesia - Jepang. Dilindungi oleh Undang-undang