Produk Kesehatan Jepang Masih Diminati di Indonesia


(JAKARTA-Indonesia) Produk kesehatan asal Jepang masih menjadi pilihan para dokter dan suster Indonesia, karena memiliki kualitas yang baik serta dilengkapi dengan teknologi terdepan, dibandingkan dengan produk kesehatan dari negara lain.




Hal ini diungkapkan Kepala Divisi Humas & Informasi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Dr. Robert Imam Suteja, Kamis (08/11), dalam pameran peralatan dan perlengkapan kesehatan terbesar di Indonesia, Hospital Expo 2012, di Jakarta Convention Center, Senayan.




“Harganya memang sedikit agak mahal, namun teknologi dan keamanannya sudah terbukti. Bahkan bisa dikatakan, hampir 65 persen Rumah Sakit di Indonesia, menggunakan produk Jepang,” ujar Robert. “Produk Jepang dapat menjadi pilihan lain, di samping produk Jerman dan AS.”




Robert menambahkan, beberapa tahun terakhir, tingkat kesadaran warga Indonesia akan pentingnya kesehatan mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sehingga semakin banyak orang yang rela mengeluarkan uang lebih banyak untuk produk yang bagus.




“Belakangan semakin banyak produk kesehatan dari Cina, Malaysia, dan Korea, yang berkualitas bagus dan masuk ke pasar Indonesia, dengan memberikan harga yang lebih terjangkau. Namun, pertimbangan untuk membeli sebuah produk tidak hanya dilihat dari harganya,” ujar Robert.




Hospital Expo 2012, yang diselenggarakan PERSI mulai Rabu (07/11) hingga Sabtu (10/11), menampilkan sekitar 556 booth, dari 355 perusahaan, yang hampir 30 persennya berasal dari luar negeri, termasuk Jepang.




Booth PT. Terumo Indonesia, yang memasarkan produk kesehatan “Terumo”, seperti jarum suntik, selang infus, selang transfusi darah, dan kateterisasi jantung, menjadi salah satu booth produk Jepang yang paling ramai dikunjungi.




Kepopuleran kualitas produk Terumo di Indonesia, menjadi salah satu penyebab booth ini ramai didatangi para pengunjung.



“Alat suntik, infus, dan transfusi darah dari Terumo, sudah sering kami pakai di rumah sakit,” ujar Nita, salah seorang suster dari RS Permata Hijau. “Bisa dikatakan produk-produk dari Terumo menjadi salah satu perlengkapan yang sering kami gunakan sehari-hari.”




Tidak jauh berbeda dengan Terumo, yang sudah dikenal akrab para praktisi kesehatan, khususnya dokter dan suster di Indonesia, produk Paramount Bed juga menjadi salah satu booth produk Jepang, yang paling banyak menarik minat pengunjung.




Paramount Bed merupakan produsen ranjang khusus pasien, yang telah dikenal praktisi kesehatan Indonesia selama puluhan tahun, bahkan sejak 17 tahun yang lalu telah mendirikan pabrik di Kawasan Industri MM2100.




Senior Manager PT. Paramount Bed Indonesia Miyauchi Satoshi mengungkapkan, sampai saat ini sekitar 30 jenis ranjang khusus pasien diproduksi di Indonesia, dengan kapasitas per tahun mencapai 1,200 ranjang per bulan.




Tidak hanya perlengkapan dan produk kesehatan yang telah akrab bagi para praktisi kesehatan Indonesia, produk-produk baru seperti plester Nichiban, ranjang operasi Mizuho, dan ranjang khusus pasien Takeda Bed, turut ditampilkan dalam Hospital Expo 2012.




Takeda Bed, merupakan produsen ranjang khusus pasien atau spa, yang baru 4 bulan memasuki pasar Indonesia. Menurut Marketing Officer Takeda Bed Indonesia Kartika Kusuma Wardani, sampai saat ini, distribusi pemasaran Takeda Bed masih terbatas pada salon dan fasilitas spa.



“Kami sadar baru memasuki pasar Indonesia, jadi yang paling penting saat ini, memperkenalkan Takeda Bed kepada warga Indonesia terlebih dahulu,” ujar Kartika.




Sementara Mizuho Medical, yang memproduksi ranjang khusus untuk operasi, baru memasuki pasar Indonesia tahun lalu, dengan memperkenalkan 7 jenis produk andalannya.




“Saat ini kami hanya memasarkan 7 jenis ranjang operasi di Indonesia. Ranjang operasi harganya memang sedikit lebih mahal dibandingkan dengan ranjang pasien biasa, jadi target utama bukan seberapa banyak yang dapat kami jual, tapi seberapa luas pasar yang dapat kami masuki di Indonesia,” ujar Manager of Asian Market Group O.R Equipments for Global Market Group O.R Equipments for Global Market Department Mizuho Medical Co., Ltd. Izumi Kazuhiko. “Kami harap dengan mengikuti pameran ini, dapat memperkenalkan Mizuho kepada lebih banyak warga Indonesia.”


Berbeda dengan Takeda Bed dan Mizuho Medical, yang memperkenalkan produk berukuran besar, Nichiban, menawarkan plester atau perban, dengan berbagai macam jenis dan ukuran. Di Indonesia, Nichiban menggandeng PT. Merapi Utama Pharma sebagai distributor, dan memasarkan produk di Indonesia sejak 3 tahun yang lalu.


“Meskipun pemain baru di pasar Indonesia, dan sampai saat ini baru memasarkan 4 jenis plester, namun kami yakin dalam beberapa tahun ke depan produk ini akan laris di pasaran, terlebih semakin banyak warga Indonesia yang peduli dengan kesehatan, seiring dengan meningkatnya taraf hidup warga,” ujar Business Management Division Overseas Business Department Nichiban Co., Ltd. Kobayashi Keiji. (Nova)