JBIC : Indonesia Tiga Besar Tujuan Investasi
Kamis, 07 Maret 2013 00:19
(TOKYO) Proyeksi pasar domestik yang terus tumbuh, menjadikan Indonesia urutan ketiga negara tujuan investasi jangka menengah, naik dua peringkat dari tahun lalu, dalam survey yang dilakukan Japan Bank for International Cooperation (JBIC).
Survey ini diadakan pada Juli-September, kepada 613 responden yakni perusahaan Jepang yang berada di semua negara.
Sebanyak 215 respoden memilih Indonesia, sebagai negara tujuan investasi, dengan persentase 41.8%, naik 3% dari tahun lalu. Mayoritas memilih karena pasar Indonesia diprediksikan cukup potensial di masa depan. Selain itu konflik Pulau Senkaku yang berdampak melemahnya investasi ke Cina, membuat investor membidik Asia Tenggara.
Dalam lima tahun terakhir, responden yang memilih Indonesia naik lima kali lipat. Indonesia terakhir kali menempati urutan 3 pada 1997, kemudian kembali masuk sepuluh besar pada 2006, dan sejak saat itu terus meningkat secara perlahan.
Ada tiga industri yang diprediksi cukup menjanjikan di Indonesia, yakni otomotif, industri kimia dan mesin.
Urutan pertama masih dipegang China selama 20 tahun berturut-turut. Meskipun demikian, yang memilih Cina berkurang 50 responden, berkurang 10% dari tahun lalu. Urutan dipegang India, kemudian Thailand, meskipun sempat lumpuh karena banjir.
Sementara, Myanmar untuk pertama kalinya masuk ke dalam sepuluh besar, sebanyak 57 responden memilih, naik menjadi 44 dari tahun lalu. Hal ini disebabkan sistem politik yang mendukung, tingginya populasi (63 juta) dan lokasinya yang strategis karena dekat dengan Thailand.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
| BERITA INDUSTRI & TEKNOLOGI LAINNYA |
