Toyota Beli Lahan 150 Hektar di Karawang

(JAKARTA-Indonesia) Toyota Motor Corp membeli lahan seluas 150 hektar di daerah Karawang untuk pembangunan pabrik baru, guna meningkatkan kapasitas produksi di Indonesia.

Selain itu, juga dipaparkan mengenai rencana peningkatan kapasitas produksi pabrik Karawang 1 Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dari saat ini 110,000 unit menjadi 130,000 unit pada September tahun depan, serta dimulainya produksi mobil model baru, melalui PT Sugity Creatives, anak perusahaan Toyota Auto Body Co Ltd, pada bulan Desember mendatang di pabrik Bekasi, Jawa Barat.


Hal itu diungkapkan Presiden Direktur Toyota Motor Corporation (TMC) Toyoda Akio di sela-sela konferensi pers Sabtu (10/11) di Hotel Mandarin Jakarta seusai bertemu bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Sabtu (10/11) pagi guna menjelaskan komitmen perusahaan berinvestasi di Indonesia senilai Rp 26 triliun, sejak tahun silam sampai tahun 2020, bersama enam pimpinan perusahaan yang ada dalam lingkup Toyota Group Jepang.

"Kami sudah bertemu dengan Presiden Yudhoyono dan memaparkan semua rencana komitmen kami di Indonesia," ujar Toyoda Akio. "Dengan menghadirkan enam Presiden Direktur di Indonesia, kami ingin menyampaikan pesan mengenai besarnya komitmen untuk meningkatkan industri sampai ke hilir. Selain itu, juga berharap bisa berkontribusi dalam membina dan memperkokoh hubungan yang telah ada."

Enam Presiden Direktur Toyota Group yakni Presiden Direktur Toyota Motor Corporation Toyoda Akio, Presiden Direktur Toyota Tsusho Corporation Kurabe Jun, Presiden Direktur Toyota Auto Body Co Ltd Amioka Takuji, Presiden Direktur Daihatsu Motor Co Ltd Ina Koichi, Presiden Direktur Aisin Seiki Co Ltd Fujimori Fumio, dan Presiden Direktur Denso Corp Katoh Nobuaki.

Sementara mengenai rencana investasi Toyota Group di Indonesia senilai Rp 26 triliun, Toyoda menjelaskan hal itu akan dilaksanakan secara bertahap. "Hingga tahun 2017 mendatang, kami siap merealisasikan investasi di Indonesia dengan nilai mencapai Rp 13 triliun, termasuk investasi untuk Toyota senilai Rp 4,7 triliun."

Selanjutnya para pimpinan Toyota Group menjelaskan rencana kerja masing-masing perusahaan di Indonesia. Toyota Motor Corporation memaparkan mengenai pembangunan pabrik kedua dan peningkatan kapasitas produksi pabrik pertama.

Sementara Toyota Auto Body Co Ltd menguraikan rencana produksi kendaraan baru mulai Desember 2012. Sedangkan Toyota Tsusho Corporation mengungkapkan upaya ekspansi ke sektor energi, kimia dan makanan, serta merambah sektor baru, seperti menciptakan sistem pengaturan lalu lintas.

Aisin Seiki Co Ltd menyatakan sudah membeli tanah untuk pabrik baru di Karawang, dan berupaya meningkatkan lokalisasi komponen primer, dan volume ekspor. Juga Denso Corp, yang kini sedang menyiapkan pabrik baru di Bekasi dan ditargetkan bisa beroperasi pada awal 2014, serta peningkatan komponen lokal, juga penambahan volume ekspor.

Dan terakhir, Daihatsu Motor Co Ltd menjelaskan mengenai pembangunan pabrik di Karawang yang beroperasi akhir tahun ini, dan persiapan fasilitas sirkuit uji coba serta pusat desain di luar Jepang, akhir tahun ini.

Dalam kesempatan bertemu Presiden Yudhoyono, Toyoda juga memohon komitmen kepala negara agar perbaikan infrastruktur bisa segera dijalankan, guna memperlancar ekspor mobil yang diproduksi di pabrik Toyota di Indonesia.

Selain itu, kami juga memohon agar bisa mendukung ditingkatkannya kandungan lokal produk Toyota, supaya para Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menjadi pemasok bisa masuk di Indonesia.(Arry Raymond)