Rakuten Tambah Jumlah Merchant UKM
Rabu, 14 November 2012 00:57
(JAKARTA-Indonesia) Rakuten Belanja Online berupaya menambah jumlah merchant dari kalangan usaha kecil dan menengah (UKM), guna memberikan akses agar produk mereka bisa dipasarkan di seluruh Indonesia.
"Indonesia merupakan salah satu negara yang tumbuh paling cepat di dunia, dan jumlah pengguna internet terbesar di ASEAN. 250 juta rakyat Indonesia tinggal terpisah-pisah di ribuan pulau, sehingga berbagai perusahaan, yang sebagian besar UKM perlu upaya keras untuk menjangkaunya. Rakuten dengan platform e-commerce yang efektif dapat membantu perusahaan menjangkau target pasar mereka," ujar Inaba Ryota, Presiden Direktur dan CEO Rakuten Belanja Online (RBO) Senin (12/09).
Menurut Inaba, RBO punya banyak merchant UKM di Indonesia, dan tetap melaksanakan promosi guna menarik para UKM untuk menjadi merchant, namun tantangan yang dihadapi saat ini, terkadang pebisnis UKM tidak memiliki perangkat seperti komputer pribadi untuk menjalankan bisnis.
Rakuten Belanja Online merupakan perusahaan patungan Rakuten Inc, pusat perbelanjaan online terbesar ketiga didunia asal Jepang, dan PT Global Mediacom Tbk, grup MNC, yang mengelola sejumlah media termasuk Global TV, Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) dan Surat Kabar Sindo.
Sementara Reino Barack, Direktur Rakuten MNC menjelaskan, meski ada sejumlah merchant besar yang ditangani, namun sektor UKM juga ada, dengan rasio 80 persen - 20 persen.
"Kami berupaya memberikan akses kepada UKM untuk memasarkan produknya ke seluruh Indonesia, sebagai contoh jika ada pembuat kerajinan di Makassar, kemungkinan dia hanya menjualnya di daerah sekitarnya, namun dengan adanya internet, bisa menjualnya ke seluruh Indonesia," ungkap Reino.
Sedangkan Hary Tanoesoedibjo Group President & CEO PT Global Mediacom memaparkan, "Melalui RBO, kami akan mengembangkan UKM di Indonesia, bekerjasama dengan Kementerian terkait, dan diharapkan bisa mendorong pertumbuhan UKM, yang sangat penting sebagai landasan untuk masa depan ekonomi Indonesia.
Mengenai pertumbuhan RBO di Indonesia, sejak mulai beroperasi pada bulan Mei 2011, RBO tumbuh cepat, baik dari jumlah serta varian produknya, yang saat ini tersedia sebanyak 200,000 item, ditawarkan sekitar 400 merchant.
"E-commerce di Indonesia masih dalam tahap awal, namun saya yakin terhadap perekonomian Indonesia, serta konsumennya, dan jika berkembang bisa sebesar Jepang," ujar Mikitani Hiroshi Chairman dan CEO Rakuten Inc.
Ketika ditanya mengenai tren penjualan RBO dalam satu tahun terakhir, Inaba menjelaskan, "Kami menjual banyak gadget, namun sejak April mulai memfokuskan pada produk fashion serta makanan dan minuman, karena lebih mudah bagi para konsumen membelinya, tanpa harus berpikir dua kali."
Menurut Inaba, kalau membeli gadget biasanya konsumen terlebih dahulu akan membandingkan harga dan fungsinya, namun kalau makanan atau minuman, jika ada konsumen yang menyatakan enak, maka konsumen lainnya juga ingin mencoba. (Arry Raymond)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
| BERITA INDUSTRI & TEKNOLOGI LAINNYA |
BERITA TERKINI
- Fakultas Ekonomi Universitas Keio Buka Kelas Bahasa Inggris
- Marty & Kishida Adakan Pertemuan Bilateral di Hiroshima
- Pembahasan Pembebasan Visa Wisatawan Indonesia Dipercepat
- Toyota Motors Luncurkan Passo Terbaru
- Datascrip Rilis PIXMA E560 untuk Segmen UKM
- Kementerian Perikanan Ingin Lanjutkan Perburuan Paus di Pasifik
