KPPU Setujui Merger Dua Perusahaan Logistik Asal Tokyo
Selasa, 25 Juni 2013 00:19
(JAKARTA) Tidak ditemukan adanya praktik monopoli maupun persaingan usaha tidak sehat, menjadi alasan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyetujui penggabungan (merger) dua perusahaan logistik, Mitsui Soko Air Cargo Inc dan Tax Express Co, yang masing-masing memiliki anak perusahaan di Indonesia.
Persetujuan merger kedua perusahaan menjadi Mitsui Soko Express ini telah berlaku pada 1 Juli 2012. Sementara, pra notifikasi sebagai syarat merger sesuai ketentuan KPPU disampaikan pada 13 Agustus 2012. Menurut A Junaidi, Kepala Humas dan Biro Hukum KPPU, dalam rilis yang diturunkan pada pertengahan Juni silam, selain mematuhi pra notifikasi, merger ini disetujui karena nilai penjualan hasil peleburan badan usaha Mitsui Soko Air Cargo Inc dan Tax Express Co Ltd telah memenuhi batasan nilai sesuai ketentuan pasal 5 ayat 2 PP No. 57 Tahun 2010.
Dari hasil temuan tersebut KPPU menyimpulkan jika, merger dua perusahaan ini tidak berpengaruh pada jasa dan ekspedisi udara dan laut di Indonesia, dan tidak akan berdampak signifikan terhadap industri jasa ekspedisi secara keseluruhan. Persetujuan ini telah resmi ditandatangani Ketua KPPU M Nawir Messi pada 15 April silam.
Mitsui Soko mengakuisisi 45,5% saham Tas Express, dengan demikian telah sesuai Perkom No 3 Tahun 2012 yang menyatakan peleburan dilakukan jika pengambilalihan saham tidak mencapai 150%. Mitsui Soko Express, saat ini dimiliki Mitsu Soko dan Toyota dengan kepemilikan saham masing-masing 64.2% dan 35.8%.
Mitsui Soko memiliki anak perusahaan bernama PT Mitsui Soko Indonesia yang berdiri pada 1997 silam yang memberikan layanan kargo udara dan laut baik domestik maupun internasional serta jasa pergudangan. Sementara Tas Express memiliki perusahaan patungan dengan PT Puninar Jaya yaitu PT TAS Puninar Express Indonesia.
Beberapa tahun terakhir ini, semakin banyak perusahaan Jepang yang bergerak di industri logistik melakukan ekspansi. Awal tahun lalu, Vantec membuka fasilitas logistik baru di Purwakarta, sementara Nippon Express di Karawang. Sementara itu, tahun ini diprediksi industri logistik akan tumbuh sebesar 14,5%. Hal ini, salah satunya disebabkan mengalirnya investasi asing yang membuka peluang untuk industri ini.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|