Sony Proyeksikan Rugi Bersih 2013 Senilai 130 M Yen


(Tokyo) Sony Corp menurunkan proyeksi laba operasi dan laba bersih untuk tahun fiskal 2013, dan memperkirakan rugi bersih 130 miliar yen, naik dibanding prediksi awal yang sebesar 110 miliar yen, yang disebabkan adanya biaya tambahan akibat penghentian operasi bisnis komputer pribadinya.


Selain itu, Sony juga menurunkan proyeksi laba operasi menjadi 26 miliar yen, dibanding pernyataan awal Februari yang memprediksikan laba sekitar 80 miliar yen.


Kinerja bisnis Sony sangat kontras dengan perusahaan elektronik Jepang lainnya seperti Panasonic Corp, yang sudah kembali menangguk laba pada tahun fiskal 2013 karena dampak dari program restrukturisasi, serta depresiasi yen.


Namun karena penjualan komputer pribadi yang lebih rendah dibanding perkiraan, Sony kemungkinan membukukan kerugian akibat dari persediaan yang berlebih, serta pengeluaran untuk mengkompensasi pemasok atas komponen yang tidak jadi pakai, tapi telah dipesan untuk produk yang dirilis pada Musim Semi.


Sementara menghadapi ketatnya persaingan baik dari produsen perangkat elektronik asal Korea Selatan maupun mancanegara lainnya, Sony sedang berjuang untuk merestrukturisasi unit bisnis elektronik utamanya.


Pada bulan Februari, Sony mengumumkan rencana untuk menjual unit bisnis komputer Vaio kepada Japan Industrial Partners Inc, investment fund asal Tokyo, pada bulan Juli, sebagai bagian dari upaya restrukturisasi, serta berencana menjadikan divisi televisi, jadi unit bisnis tersendiri.


Manajemen Sony juga memperkirakan akan membukukan kerugian tambahan sekitar 25 miliar yen dari bisnis produksi keping (disc), akibat turunnya permintaan keping blu-ray, dan DVD yang lebih cepat, khususnya di kawasan Eropa.


Namun disisi lain Sony menaikan proyeksi penjualan menjadi 7.77 triliun yen, dari sebelumnya 7.07 triliun yen.


Pada tahun fiskal 2012, Sony membukukan laba bersih 43.03 miliar yen, dan laba operasi 230.10 miliar yen, dengan nilai penjualan 6.80 triliun yen.


Rencananya Sony akan mengumumkan pendapatannya di tahun fiskal 2013 pada 14 Mei mendatang.