Hon Hai & Sharp Sepakati Harga Pengambilalihan Saham
Kamis, 31 Maret 2016 18:28
(Osaka) Hon Hai Precision Industry Co. asal Taiwan memutuskan untuk melanjutkan pengambilalihan saham Sharp Corp. pada harga yang jauh lebih rendah dari yang direncanakan sebelumnya, setelah melakukan tinjauan keuangan selama satu bulan.
Hon Hai, yang lebih dikenal dengan nama dagang Foxconn, akan menginvestasikan ¥ 388.8 miliar lebih rendah dari rencana anggaran senilai ¥ 489 miliar yang diumumkan pada bulan Februari, ungkap dewan direksi Sharp usai rapat pemberian persetujuan untuk pengurangan tawaran pengambilalihan Rabu (30/03). Nantinya Hon Hai akan memiliki 66 persen saham Sharp.
Jika transaksi berjalan lancar, Sharp, yang sudah beroperasi selama satu abad, akan menjadi perusahaan teknologi utama di Jepang yang sebagian besar sahamnya milik asing.
Sementara dari sisi Hon Hai, kesepakatan penyelamatan ini akan memungkinkan perusahaan terbesar di dunia yang merakit produk Apple Inc. seperti iPhone, memanfaatkan teknologi layar kristal cair canggih milik Sharp dan juga memperluas bisnisnya.
Sharp, produsen elektronik yang dikenal dengan produk televisi layar datarnya, menargetkan dapat melakukan produksi massal layar LED organik generasi terbaru, yang menurut para analis dapat digunakan pada model iPhone masa depan.
Sebelumnya pada 25 Februari silam, Dewan Direksi Sharp memutuskan dengan suara bulat untuk menerima proposal pengambilalihan Hon Hai. Namun perusahaan asal Taiwan itu Hon Hai menunda kesepakatan dan meminta waktu untuk melakukan evaluasi atas informasi yang dipasok sehari sebelumnya mengenai potensi kewajibannya.
Selanjutnya Dewan Direksi Hon Hai dan Sharp bertemu secara terpisah pada hari Rabu dan menyetujui rencana yang telah dibuat. Tapi dua dari 13 anggota dewan perusahaan yang berbasis di Osaka ini menentangnya, ungkap salah seorang pejabat Sharp.
Kedua perusahaan dijadwalkan menandatangani kesepakatan akhir dan melaksanakan konferensi pers pada hari Sabtu di Kota Sakai, Prefektur Osaka, yang akan dihadiri Presiden Direktur Sharp Corp. Takahashi Kozo dan Presiden Direktur Hon Hai Terry Gou.
"Kami memiliki banyak hal yang ingin dicapai dan saya yakin akan membuka potensi Sharp yang sesungguhnya, dan bersama-sama mencapai posisi lebih tinggi," kata Gou dalam siaran pers bersama.
Sementara Takahashi juga menyampaikan harapan agar aliansi strategis kedua perusahaan akan mempercepat inovasi.
Berdasarkan rencana yang telah direvisi, Hon Hai akan membayar ¥ 88 per saham, pengurangan dari ¥ 118 yang diumumkan pada bulan Februari. Saham Sharp di Tokyo Stock Exchange pada hari Rabu berada di posisi ¥ 135 yen per lembar.
Kerugian di lini bisnis layar kristal cair telah menunjukan mengenai perlunya Sharp yang berbasis di Osaka untuk memperbaiki kinerja keuangannya.
Pada hari Rabu, Sharp mengurangi prospek pendapatan untuk tahun fiskal 2015 yang berakhir Kamis, dan memproyeksikan kerugian operasional senilai ¥ 170 miliar yen dengan nilai penjualan ¥ 2,45 triliun yen. Sebelumnya Sharp menargetkan laba operasional sebesar ¥ 10 miliar yen dengan nilai penjualan ¥ 2.7 triliun.
Sejumlah kreditur bank Sharp seperti Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ dan Mizuho Bank - diharapkan menyediakan kredit sebesar ¥ 300 miliar dengan suku bunga yang lebih rendah dari pinjaman saat ini.
Dua bank utama itu telah sepakat untuk memperpanjang tenggat waktu pembayaran untuk pinjaman Sharp senilai ¥ 510 miliar, dari #1 Maret menjadi 30 April.
Sharp lebih memilih Hon Hai daripada the Innovation Network Corporation of Japan, lembaga yang pendanaannya didukung oleh pemerintah, dan sedang mempertimbangkan melakukan penataan kembali industri elektronik dalam negeri dan disaat bersamaan berupaya melakukan penyelamatan Sharp.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
