Penjualan Mobil Baru Di Tahun 2015 Dibawah 5 Juta Unit

(Tokyo) Mobil baru yang dijual di Jepang sampai akhir Maret, yang merupakan akhir dari tahun fiskal 2015, tercatat dibawah lima juta unit, penurunan ini pertamakalinya sejak tahun fiskal 2011, yang dipicu oleh situasi pasca bencana gempa dan tsunami di Jepang Timur serta kenaikan pajak konsumsi yang berlaku sejak tahun 2014.


Menurut data yang dirilis Japan Automobile Dealers Association and the Japan Light Motor Vehicle and Motorcycle Association Jumat (01/04), penjualan mobil baru di tahun fiskal 2015 turun 6,8 persen dibanding tahun sebelumnya menjadi 4.937.734 unit, yang merupakan penurunan dua tahun berturut-turut pasca pemberlakuan kenaikan pajak konsumsi pada tahun 2014.


Sementara penjualan kendaraan selain mobil dengan mesin berkapasitas hingga 660 cc tidak berbeda jauh dengan tahun fiskal 2014 yang sebanyak 3.124.406 unit, sedangkan untuk mobil berukuran kecil minicars sebanyak 1.813.328 unit, atau turun 16.6 persen.


Pada bulan Maret saja, penjualan mobil baru turun 8.6 persen dibanding tahun sebelumnya menjadi 635.901 unit, yang merupakan penurunan berturut-turut dalam 15 bulan terakhir, dipicu turunnya penjualan kendaraan berukuran kecil dan perubahan perpajakan.


Sedangkan penjualan mobil berukuran kecil sebanyak 231.088 unit, atau turun 16.7 persen.


Konsumen masih enggan untuk membeli mobil berukuran kecil pasca kenaikan pajak kepemilikan mobil jenis itu yang diberlakukan sejak bulan April 2015, dan akhirnya berdampak pada penurunan penjualan mobil dalam 15 bulan berturut-turut.


Untuk penjualan mobil baru, tidak termasuk mobil berukuran kecil, turun 3.2 persen menjadi 404.813 unit.