Tingkat Dukungan Kabinet PM Abe Terbaru Naik 5%
Jumat, 05 September 2014 09:53
(Tokyo) Tingkat dukungan kepada Kabinet Perdana Menteri Abe Shinzo naik menjadi 54.9 persen pasca pengumuman reshufle kabinet pada Rabu silam, naik dari hasil polling sebelumnya pada awal bulan Agustus yang sebesar 49.8 persen.
Survei melalui telepon pada Rabu dan Kamis dilaksanakan pasca pengumuman pergantian kabinet, yang mempertahankan sejumlah pos menteri strategis dan menunjuk lima wanita untuk mengisi jabatan Menteri yang sejalan dengan kebijakan Abe untuk lebih memberdayakan wanita.
Sementara tingkat penolakan sebesar 29.0 persen, turun dari hasil polling sebelumnya yang 39.1 persen.
Dalam survei didapati sekitar 46.9 persen responden mendukung kabinet baru, dan 31.8 persen tidak.
Selain itu, sekitar 68.2 persen responden menolak kenaikan pajak konsumsi menjadi 10 persen pada bulan Oktober 2015, namun sekitar 27.5 persen memberikan dukungan.
Sebelumnya Pm Abe menyatakan memberi keputusan pada akhir tahun mengenai kenaikan pajak konsumsi lanjutan, dengan terlebih dahulu memeriksa indikator ekonomi, termasuk data produk domestik bruto kuartal Juli-September.
Mengenai Tanigaki Sadakazu, anggota parlemen Partai Liberal Demokrat (Jimin to/LDP) yang menjadi Sekretaris Jenderal setelah pernah menjadi Ketua Umum, sekitar 50.8 persen menyuarakan dukungannya bagi Tanigaki, dan 39.6 persen menyatakan tidak mengharapkan apa-apa.
Sementara tentang Ishiba Shigeru, pesaing utama Abe dalam pemilihan Ketua Umum LDP tahun depan, sekitar 29.5 persen meyakini sebaiknya ia tetap menjadi Sekretaris Jenderal LDP. Namun sekitar 18.5 persen mendukung keputusan PM Abe yang menunjuknya menjadi Menteri yang menangani upaya peningkatan ekonomi regional.
Ketika ditanya mengenai prioritas kabinet baru, yang diberikan dalam bentuk pilihan ganda dan responden harus memilih dua dari 10 pilihan yang ada, sekitar 52.5 persen mendesak agar pemerintah lebih memfokuskan pada peningkatan ekonomi dan 40.1 persen mengkhawatirkan sistem jaminan sosial seperti program menaikkan tingkat kelahiran.
Sekitar 20.0 persen meyakini pemerintah harus menyelesaikan isu terkait pembangkit nuklir dan kebijakan energi.
Sedangkan mengenai dukungan kepada partai politik, LDP mendapat dukungan 42.0 persen responden dan Partai Demokrat (Minshu to/DPJ) didukung 4.7 persen responden, sisanya sebanyak 40.5 persen abstain.
| Selanjutnya > |
|---|
