Perusahaan Bangkrut Bulan Agustus Turun ke Tingkat Terendah

(Tokyo) Jumlah perusahaan yang bangkrut pada bulan Agustus turun 11.2 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya menjadi 727, yang merupakan level terendah pada tahun ini, sebagian disebabkan mulai pulihnya kinerja perusahaan kecil dan menengah.


Menurut hasil survei Tokyo Shoko Research yang di rilis Senin (08/09), penurunan itu merupakan yang terendah sejak tahun 1991, yakni pada saat ekonomi gelembung (bubble economy) sedang berlangsung. Jumlah perusahaan bangkrut turun dalam empat bulan terakhir.


Kewajiban yang ditinggalkan perusahaan bangkrut pada bulan Agustus turun 18.3 persen dibanding bulan Agustus tahun 2013 menjadi 135.76 miliar yen, karena hutang yang ada sebagian besar jumlahnya tidak besar, dengan nilai dibawah 100 juta yen sebanyak 528 perusahaan.


Menurut hasil survei, tujuh dari 10 sektor industri mengalami penurunan tingkat kebangkrutan, dan sektor ritel paling parah mengalami penurunan dalam empat bulan berturut-turut.


Sementara kebangkrutan di sektor konstruksi dan manufaktur juga mengalami penurunan, sedangkan di sektor real estat dan jas justru terjadi kenaikan.


Berdasarkan daerah, jumlah perusahaan yang bangkrut turun di lima dari sembilan daerah yang ada di Jepang.