Perburuan Paus di Samudera Pasifik Dilanjutkan
Senin, 21 April 2014 01:30
(Tokyo) Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan memutuskan dilanjutkannya perburuan paus di Samudera Pasifik, dan armada kapal disiapkan untuk berangkat pada akhir April mendatang, meski Mahkamah Internasional Maret silam telah memerintahkan Tokyo untuk menghentikan perburuan paus di Samudera Antartika.
“Kami telah mempertimbangkan dengan matang rencana dilanjutkannya perburuan paus, dengan terlebih dahulu merujuk pada penetapan Mahkamah Internasional,” kata Hayashi Yoshimasa, Menteri Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jumat (18/04) di Tokyo.
Lebih lanjut Hayashi menjelaskan, keputusan yang dibuat merefleksikan penetapan Mahkamah Internasional, dan akan berupaya memberikan penjelasan kepada negara lain.
Sebelumnya, Pemerintah Perdana Menteri Abe Shinzo telah mengumumkan tidak akan melaksanakan perburuan paus di Samudera Antartika tahun ini, guna mematuhi penetapan Mahkamah Internasional.
Namun, Kementerian Perikanan rencananya akan mengajukan program perburuan paus terbaru kepada International Whaling Commission, yang ditujukan untuk memulai perburuan paus di Samudera Antartika mulai tahun depan.
Sementara, untuk perburuan paus di Samudera Pasifik pada tahun ini, Pemerintah berencana mengurangi jumlah tangkapan paus sebagai upaya untuk mendapatkan dukungan dari komunitas internasional.
Armada penangkap paus diperkirakan berangkat dari pelabuhan di Timur Laut Jepang pada 26 April yang akan melaksanakan perburuan paus di Samudera Pasifik. Jadwal keberangkatan awalnya direncanakan pada Selasa pekan silam, namun ditunda menunggu selesainya pembahasan internal antar lembaga pemerintah.
Menurut data Kementerian Perikanan, ada dua jenis program perburuan paus di Samudera Pasifik, yakni di pesisir pantai dan laut lepas.
Untuk di penangkapan di pesisir pantai Samudera Pasifik, pada tahun 2013, telah ditangkap sebanyak 120 paus minke, namun untuk tahun ini dikurangi menjadi 100 paus.
Sedangkan untuk penangkapan di laut lepas, yang direncanakan mulai akhir Mei, Tokyo akan mengurangi jumlah yang ditangkap, dari 260 paud di tahun 2013 menjadi 110 paus untuk tahun ini.
Menurut pejabat Kementerian Perikanan, jumlah itu diputuskan merujuk pada data statistik terkini.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
| BERITA KEBIJAKAN & KERJASAMA LAINNYA |
BERITA TERKINI
- Toyota Motors Rilis Mobil Kompak Vitz
- Pertahankan Pertumbuhan, Panasonic Rilis Produk ber-SNI
- Kanebo Terapkan Standar Keamanan Lebih Ketat
- Nissan & Mitsubishi Kerjasama Kembangkan Mobil Listrik Mini
- Tingkatkan Brand Imej, Suzuki Kembali Tampil di Indoprix
- Jepang Bukukan Defisit Perdagangan Lebih 13 T Yen
