Jepang Bukukan Defisit Perdagangan Lebih 13 T Yen
Senin, 21 April 2014 17:02
(Tokyo) Jepang membukukan defisit perdagangan senilai 13.75 triliun yen di tahun fiskal 2013, naik 68.5 persen dibanding tahun 2012, didorong kenaikan impor energi akibat diperpanjangnya penghentian sementara pembangkit nuklir dan mengkerdilkan pertumbuhan ekspor, ungkap laporan Kementerian Keuangan Senin (21/04).
Laporan itu juga menunjukkan untuk pertamakalinya, necara perdagangan Jepang mengalami defisit dalam tiga tahun berturut-turut, sejak data itu disiapkan Kementerian Keuangan mulai tahun fiskal 1979.
Nilai impor di tahun fiskal 2013, melonjak sebesar 17.3 persen menjadi 84.61 triliun, yang merupakan pelonjakan terbesar didorong naiknya impor minyak mentah sebesar 18.4 persen, dan gas alam cair sebesar 18.2 persen.
Sementara nilai ekspor juga tumbuh untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir, naik 10.8 persen menjadi 70.86 triliun yen, didorong anjloknya yen terhadap dolar AS sekitar 21.1 persen, menajdi 99.97 yen, namun masih gagal mengurangi beban impor.
Nilai yen yang melemah biasanya mendorong ekspor karena produk Jepang menjadi lebih murah di luar negeri, dan meningkatkan nilai penerimaan dari mancanegara, meskipun disisi lain memicu biaya impor. Sekitar 90 persen kebutuhan energi Jepang dipenuhi dari impor.
Pada tahun fiskal 2013, ekspor ke Cina, mitra dagang terbesar Jepang, naik 14.6 persen menjadi 13.01 triliun yen, sementara impor dari Cina naik 21.0 persen menjadi 18.58 triliun yen, mengakibatkan defisit perdagangan senilai 5.57 triliun yen.
Sedangkan pengapalan ke Amerika Serikat tumbuh sebesar 15.9 persen menjadi 13.21 triliun yen, dan impor naik 16.8 persen menjadi 7.14 triliun yen. Jepang membukukan surplus perdagangan 6.07 triliun yen dengan Amerika Serikat, naik 14.8 persen dibanding tahun 2012.
Dengan Uni Eropa, ekspor tumbuh 13.2 persen menjadi 7.24 triliun yen, dan impor naik 16.7 persen menjadi 7.96 triliun yen, yang mengakibatkan defisit perdagangan senilai 719.2 miliar yen.
| Selanjutnya > |
|---|
| BERITA KEBIJAKAN & KERJASAMA LAINNYA |
BERITA TERKINI
- Toyota Motors Rilis Mobil Kompak Vitz
- Pertahankan Pertumbuhan, Panasonic Rilis Produk ber-SNI
- Kanebo Terapkan Standar Keamanan Lebih Ketat
- Nissan & Mitsubishi Kerjasama Kembangkan Mobil Listrik Mini
- Tingkatkan Brand Imej, Suzuki Kembali Tampil di Indoprix
- Jepang Bukukan Defisit Perdagangan Lebih 13 T Yen
