Tingkat Dukungan Terhadap LDP Melonjak, DPJ Anjlok

(TOKYO-Jepang) Dukungan publik terhadap Partai Liberal Demokrat (Jimin To/LDP), naik 11,1 persen poin dibanding hasil polling bulan September menjadi 30,4 persen, sementara tingkat dukungan Partai Demokrat (Minshu To/DPJ) yang kini memerintah sebesar 12,3 persen, atau turun 0,6 poin, ungkap Kyodo News Selasa (02/10).

Polling yang dilakukan melalui telepon pada hari Senin dan Selasa juga menunjukkan tingkat dukungan terhadap Kabinet Perdana Menteri Noda Yoshihiko setelah pengumuman reshufle pada hari Senin naik menjadi 29,2 persen, dibandingkan bulan September yang sebesar 26,3 persen. Sementara tingkat penolakan sebesar 55,3 persen, atau turun dari 59,4 persen.

Dukungan publik melampaui 30 persen bagi LDP, merupakan yang pertama kalinya sejak bulan November 2008, saat itu Aso Taro menjadi Perdana Menteri.

Pada pekan silam, LDP telah memilih Abe Shinzo, yang dikenal berpandangan nasionalis, menjadi Ketua Umum, dan tampaknya mendapat dukungan publik karena pemerintahan yang saat ini dipimpin DPJ, mengalami kebuntuan diplomasi dalam menghadapi perselisihan wilayah dengan Cina dan Korea Selatan.

"Hasil polling menunjukkan para warga yang bijaksana telah membaca niat dari reshufle kabinet, yang memprioritaskan pada situasi internal DPJ dan bukannya pada nasib bangsa," ujar Ishiba Shigeru, Sekretaris Jenderal LDP.

Dalam polling, responden juga memiliki harapan yang besar terhadap pengurus baru LDP dibandingkan pengurus baru DPJ.

Sebanyak 42,6 persen responden menyatakan berharap banyak pada LDP, sementara 52,4 persen menyatkan tidak. Sedangkan untuk DPJ, 23,8 persen menyatakan berharap, dan 69,5 persen menyatakan tidak.

Dalam reshufle kabinet Senin, PM Noda berupaya memulihkan dukungan publik terhadap pemerintahannya yang baru berusia satu tahun, dengan menunjuk mantan Menteri Luar Negeri Tanaka Makiko menjadi Menteri Pendidikan.

Namun hasil polling menunjukkan hanya 34,6 persen responden mendukung penunjukkan Tanaka.

Menurut hasil polling terkini, 81,5 persen menyatakan LDP seharusnya lebih fokus pada isu kebijakan yang strategis, daripada menekan PM Noda untuk membubarkan Majelis Rendah, dan segera melaksanakan pemilihan Majelis Rendah lebih awal. (KN/Arry)