Utamakan Keselamatan Konsumen, Astra Daihatsu Motor "Recall" Gran Max & Sirion
Rabu, 30 May 2012 20:43
(Jakarta-Indonesia) PT. Astra Daihatsu Motor (ADM), Selasa (29/05), secara resmi melakukan penarikan kembali (Recall) Gran Max dan Sirion, untuk melindungi keselamatan para pengguna mobil Daihatsu di Indonesia.
Menurut Marketing Director ADM Amelia Tjandra, adanya masalah pada mobil Gran Max dan Sirion, pertama kali diketahui oleh Daihatsu Motor Company (DMC) Jepang, dan penarikan kembali kedua jenis mobil tersebut di Indonesia, hanya sebagai antisipasi untuk melindungi para pengemudi.
“Kami memang tidak menemukan masalah pada Gran Max dan Sirion di Indonesia. Kami hanya melakukan pencegahan dan menjamin para konsumen Daihatsu tetap aman dan nyaman dalam berkendaraan,” ujar Amelia.”Kami juga tidak khawatir citra Daihatsu di Indonesia akan menjadi buruk karena recall (penarikan kembali) ini. Kami yakin hal ini tidak akan mempengaruhi penjualan untuk ke depannya, sama seperti yang terjadi di Malaysia dan Jepang.”
Saat ditanya mengenai masalah yang terjadi pada kedua jenis mobil Daihatsu tersebut, Technical Service Division ADM Ahmad Syaufi menjelaskan, terdapat potensi keretakan pada bagian dudukan ban cadangan yang terletak pada bagian belakang bawah Gran Max.
“Sebenarnya ini tidak membahayakan pengemudi secara langsung, karena jika keretakan terjadi, maka yang menerima akibatnya justru pengemudi mobil lain yang berada di belakangnya, dan besar kemungkinan terjadi kecelakaan,” ujar Syaufi. “Dalam kasus ini, kami juga ingin melindungi para pejalan kaki lainnya.”
Sementara masalah pada Daihatsu Sirion yakni adanya tetesan air yang keluar dari selang pembuangan air pendingin udara (AC) dan mengenai bagian luar steering rack. Jika terus menerus terjadi, dikhawatirkan akan menimbulkan karat, dan steering rack tidak dapat berfungsi dengan baik.
Steering rack merupakan salah satu komponen mobil yang menghubungkan setir dengan ban, serta mengatur semua pergerakan ban yang dilakukan melalui setir.
“Rencananya, sebanyak 48,703 unit Gran Max yang terdiri dari 36,988 unit Gran Max Pick Up produksi tahun 2007 hingga Oktober 2010, dan 11,715 unit Gran Max Mini Bus dan Blind Van produksi tahun 2007 hingga Oktober 2008 akan kami tarik kembali,” ujar Syaufi. “Sedangkan untuk Sirion, sebanyak 3,227 unit mulai tahun produksi 2008 hingga Maret 2011 akan ditarik kembali.”
Lebih lanjut, Syaufi menghimbau para pengguna mobil Gran Max dan Sirion untuk segera melakukan pemeriksaan ke bengkel terdekat, karena tidak dikenakan biaya meskipun ada komponen dudukan ban cadangan atau steering rack yang harus diganti.
“Program penarikan kembali untuk Gran Max dan Sirion ini akan berlangsung hingga 28 Mei 2013. Para konsumen juga dapat menghubungi Daihatsu Access di nomor 021-500898 untuk memudahkan proses pemantauan pemeriksaan,” ujar Syaufi. (Nova)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|

