Dubes Tanizaki Undang 60 Tokoh Islam Buka Bersama

(Jakarta) Tanizaki Yasuaki, Duta Besar Jepang untuk Indonesia menyelenggarakan acara buka puasa bersama Selasa (21/06) di kediaman resminya di Kawasan Kebayoran Jakarta Selatan, yang dihadiri sekitar 60 orang Tokoh dan Cendekiawan Islam, termasuk mantan Rektor UIN Syarif Hidayataullah Azyumardi Azra.


Dalam acara yang rutin berlangsung setiap tahun guna mempererat hubungan dengan organisasi Islam, Dubes Tanizaki menyajikan hidangan khas Jepang seperti sushi dan tempura untuk menu berbuka puasa .


“Jepang ingin terus membangun hubungan yang baik dengan Indonesia, terlebih dengan komunitas Muslimnya dan Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk melakukan hal itu. Di Jepang, ada beberapa kebudayaan yang mirip dengan budaya (Ramadhan) salah satunya adalah tea ceremony. Mereka yang ikut upacara ini harus membersihkan hati, terlepas dari kehidupan sehari-hari,” ujar Tanizaki, yang mengapresiasi pentingnya kebersamaan saat berbuka.


Dalam acara itu juga turut hadir para guru pesantren yang pernah mengikuti program undangan dari Kementerian Luar Negeri (Gaimu sho), yang sudah dimulai sejak tahun 2004, dengan tujuan meningkatkan saling pengertian antara Jepang dan Indonesia, dan saat ini sudah sekitar 138 orang guru pesantran yang telah dalam program ini.


Rencananya pada bulan Oktober tahun ini, akan kembali dikirim sebanyak 10 orang pimpinan pesantren, yang akan mengikuti program yang berlangsung selama 10 hari dengan kegiatan antara lain homestay, berkunjung ke sekolah dan kuil, serta bengkel kerja yang dikelola sekolah. Juga berkunjung ke salah satu Perkumpulan Muslim.


Selain itu, Kedubes Jepang juga sedang menyiapkan program kunjungan yang mengundang anggota organisasi Mahasiswa Islam, Muhammdiyah dan Nahdhatul Ulama sebanyak 20 orang yang merupakan bagian dari program JENESYS.