JBIC Biayai Proyek PLTGU Jawa II Senilai US$ 310 Juta

(Jakarta) Japan Bank for International Cooperation (JBIC) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menandatangani nota kesepahaman untuk pembiayaan senilai 37.2 miliar yen atau US$ 310 juta bagi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Jawa II dengan kapasitas 800 MW.


“Ini merupakan proyek pembangkit listrik kedua yang didanai JBIC tanpa adanya persyaratan jaminan pemerintah. Selanjutnya kami akan bekerja sama langsung dengan BUMN seperti Pertamina dan PGN,” ujar Maeda Tadashi, Executive Managing Director JBIC, Kamis (20/10) di Jakarta.


Proyek PLTGU Priok atau Jawa-2 nilai investasinya sebesar US$ 437 juta, dan merupakan proyek kedua PLN yang dibiaya JBIC tanpa jaminan pemerintah, setelah Proyek PLTU Lontar 315 MW yang saat ini sedang proses konstruksi.


Menurut Direktur Bisnis PLN Regional Jawa Bagian Barat Murtaqi Syamsuddin,”Dari total investasi US$ 437 juta, dari kas PLN sebanyak US$ 127 juta dan US$ 310 juta didanai dari pinjaman sindikasi bank yang dipimpin JBIC.”


Untuk pendanaan proyek ini yang menggunakan skema pinjaman langsung dengan tenor 15 tahun, JBIC juga melibatkan sejumlah bank Jepang antara lain Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ, Mizuho dan Mizuho.


PLTGU Jawa II yang berlokasi di Tanjung Priok ini akan dikerjakan oleh Mitsubishi yang bermitra dengan PT Wasamitra Engineering dengan skema EPC, yang lahannya disediakan PLN.