Program Kapal Pemuda Tingkatkan Kerjasama Indonesia-Jepang Jelang ASEAN Community

(Jakarta-Indonesia) The Ship for Southeast Asian Youth Program (SSEAYP) diharapkan dapat mendekatkan Jepang dengan Indonesia jelang pembentukkan ASEAN Community 2015 mendatang.

Hal ini diungkapkan Badaruzaman, President SSEAYP International Indonesia (SII) dalam jumpa pers penyambutan kedatangan 330 peserta The Ship for Southeast Asian Youth Program, wakil 11 negara ASEAN dan Jepang pada Selasa (27/11) di dermaga JICT 2, Tanjung Priok

Badaruzaman juga menyatakan, program SSEAYP yang telah berlangsung selama 39 tahun ini memang diharapkan dapat membangun hubungan persahabatan dan pengertian antara Jepang dan ASEAN yang nantinya akan berdampak pada terciptanya hubungan kerja sama bilateral.

“Dari pihak Jepangnya sendiri juga ingin menjadi saudara ASEAN, karena ASEAN memiliki posisi strategis dalam mengembangkan aktivitas ekonominya. Sementara, SSEAYP bertujuan mengimbangi melalui kegiatan sosial dan budaya”, ungkap Badaruzaman.

Kuzuma Toshio, Administrator SSEAYP 2012 memaparkan hingga saat ini, Jepang dan Indonesia telah melakukan pertukaran kegiatan kemasyarakatan, seperti pengiriman tenaga sukarelawan serta dukungan dari Indonesia terutama pasca gempa dan tsunami, selain itu pihak Jepang juga telah menggelar sejumlah pengenalan budaya Indonesia maupun sebaliknya.

Di sisi lain, Kemenpora juga telah menggelar sejumlah kegiatan kepemudaan guna merealisasikan hubungan Jepang-ASEAN, antara lain JaSeAN seminar, festival, serta Kizuna Program yang baru dimulai tahun ini, dengan mengikutsertakan 60 peserta Indonesia dan sejumlah wakil ASEAN, bertujuan memperlihatkan keadaan Jepang pasca gempa dan tsunami.

“Bagi Indonesia, program ini sangat menguntungkan karena dapat membuka seluas mungkin jaringan serta menambah wawasan internasional pemuda Indonesia, agar menjadi entry point guna mengembangkan interaksi para pemuda. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan diaspora pemuda Indonesia di Jepang dan luar negeri”, ujar Deputi Kementrian Pemuda dan Olahraga Bidang Pemberdayaan Pemuda, Dr. H. Alfitra Salamm, APU

SSEAYP tahun ini yang diselenggarakan mulai 2 November hingga 13 Desember mendatang, melibatkan 28 pemuda (usia 20 hingga 30 tahun) dari masing-masing negara ASEAN beserta 11 National Leaders ditambah 39 wakil Jepang, meliputi kegiatan pengenalan serta pertukaran budaya yang dilakukan di atas kapal Fuji Maru serta di 6 negara kunjungan.

Semantara, Takeuchi Shiho, salah seorang peserta dari Jepang mengungkapkan, “Saya baru pertama kali ke Indonesia, dan baru mengenal keragaman budaya Indonesia melalui presentasi yang dibawakan pemuda Indonesia. Saya jadi ingin tahu lebih banyak tentang Indonesia, dan jika ada kesempatan saya ingin mengunjungi kenalan saya di sini.” (AV)