Belajar Bahasa Jepang Sambil Berakting di Enjuku

(JAKARTA-Indonesia) Belajar Bahasa Jepang ternyata tidak harus masuk kursus atau universitas, banyak cara untuk mendapatkan pengetahuan tentang Jepang, misalnya mengikuti kegiatan Teater Enjuku, tempat bagi para mahasiswa mengasah kemampuan berakting sambil belajar Bahasa Jepang.

Taeter yang saat ini beranggotakan 55 mahasiswa dari sejumlah universitas di Jakarta dan sekitarnya, berawal saat acara peringatan 50 tahun hubungan diplomatic Indonesia-Jepang di Kemayoran tahun 2008. Sekitar 100 mahasiswa panita matsuri dibawah bimbingan Kaikiri Sugako tampil dalam teater musikal berbahasa Jepang dan kelompok paduan suara.

Meskipun drama yang ditampilkan menggunakan Bahasa Jepang, namun tidak semua anggota Enjuku menguasai Bahasa Jepang, bahkan beberapa anggota berasal dari jurusan yang sama sekali tidak berhubungan dengan Jepang, seperti Dhio, pemeran utama drama “Wagahai wa Nyanko de Aru” yang merupakan mahasiswa Sastra Perancis, dan Acha, mahasiswa Jurusan Pariwisata.

“Saya masuk Enjuku karena awalnya menyukai Jepang dan cosplay. Waktu masuk, pengetahuan Bahasa Jepang saya minim, tapi karena dialog drama semuanya menggunakan Bahasa Jepang, mau tidak mau saya harus belajar untuk tahu artinya”, ungkap Tasya Annisa, yang akrab disapa Acha.

Sementara Dhio yang sama sekali tidak bisa berbicara Jepang, melalui latihan akhirnya dapat menghafal seluruh dialog dan mengucapkannya dengan intonasi yang baik.

“Meskipun mengajarkan aksen dan intonasi itu sulit, namun itu tidak jadi masalah. Melalui latihan, mereka menjadi pintar. Sama halnya dengan rasa percaya diri. Percaya diri bisa didapat melalui latihan yang intensif”, ujar Kairiki.

Selain bekerja keras dalam setiap latihan, Enjuku juga mengutamakan komunikasi, kerjasama dan kesadaran untuk datang tepat waktu dan membantu anggota lain. Semua itu dinilai sangat penting untuk kegiatan tim.

Sejak pertama terbentuk, Enjuku memiliki anggota yang cukup banyak yakni sekitar 90 orang, sehingga melalui latihan mereka terbiasa berkomunikasi antar member.

“Anggota kita sejak awal memang sekitar 90 orang, namun semakin berkurang dikarenakan latihan dan aturan yang ketat, tapi hal itu menandakan anggota Enjuku mau bekerja keras dan bersemangat.”

Saat ini Enjuku tengah membuka pendaftaran calon anggota baru hingga akhir Desember mendatang. (AV)

Hak Cipta © 2013 HALO Jepang! HArian onLine indOnesia - Jepang. Dilindungi oleh Undang-undang