Keramahan Khas Indonesia Pikat Hati Pasien Kobe

(HYOGO-Jepang) Sikap ramah dan kemampuan bahasa Jepang yang baik sehingga disukai para pasien di Kobe, menjadi salah satu alasan Dewi Rachmawati (27 tahun) pantas memperoleh penghargaan dari Japan Immigration Policy Institute (JIPI) pada tanggal 18 Desember silam.

“Tidak banyak perawat asing yang dapat mengerti dan memahami pasien Jepang, seperti Dewi. Oleh karena itu, kami rasa Dewi patut mendapatkan apresiasi lebih dari Jepang,” ujar Kepala JIPI Sakanaka Hidenori. “Banyak pasien di Kobe yang menyukai cara kerja dan pribadinya.”


Sakanaka mengungkapkan, pihaknya tidak hanya memberikan sertifikat penghargaan kepada Dewi, tapi juga hadiah uang dan tiket kereta peluru (shinkansen) pulang pergi Kobe-Tokyo, yang harganya mencapai puluhan ribu yen untuk sekali jalan.


Dewi datang ke Jepang sebagai calon perawat angkatan pertama pada Agustus 2008, melalui program Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Pada tahun 2009, dirinya tidak berhasil lulus dalam ujian nasional keperawatan, kemudian mencoba lagi di tahun berikutnya, yang juga berakhir pada kegagalan.


Dua kali gagal, sempat menyurutkan semangat gadis kelahiran Gresik ini, bahkan dirinya memutuskan untuk pulang, namun berkat dukungan dan semangat dari orang-orang sekitar, akhirnya kerja kerasnya membuahkan hasil pada Maret silam.


Dewi merupakan salah seorang dari 47 calon perawat Indonesia dan Filipina yang berhasil lulus dalam ujian nasional, dan mendapatkan kesempatan untuk bekerja tetap sebagai perawat di Jepang.


“Saya masih belum memutuskan apakah akan selamanya bekerja di Jepang, tapi sekarang saya masih menikmati pekerjaan disini. Semua warga Jepang ramah dan sangat menghargai warga asing,” ujar Dewi.


Dewi menambahkan, dirinya sangat bersyukur dapat lulus dari ujian, yang menurutnya sangat sulit dan membutuhkan usaha keras untuk belajar selama lebih dari tiga tahun, mulai yang awalnya tidak bisa berbahasa Jepang dan awam mengenai budaya Jepang, hingga kini memiliki banyak teman warga Jepang.


“Selama ini, Jepang memang menjadi salah satu tujuan negara para perawat Indonesia untuk bekerja. Banyak perawat yang tertarik untuk bekerja disini, namun karena sulitnya ujian dan hidup, banyak juga yang kemudian pulang kembali ke Indonesia,” ujar Dewi. “Tapi bagi saya, Jepang menjadi tempat yang cocok untuk belajar berbagai macam hal, dan saya bangga dapat mewujudkan mimpi saya untuk bekerja di Jepang.”


Hak Cipta © 2013 HALO Jepang! HArian onLine indOnesia - Jepang. Dilindungi oleh Undang-undang