Lembaga Nirlaba di Shimane Kirim Ahli Ternak ke Sinjai
Selasa, 22 Januari 2013 00:39
(Sulawesi Selatan) Rendahnya kualitas susu sapi di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan, mendorong lembaga nirlaba “Sanbe-Sulawesi Friendship Promotion Center” di Pegunungan Sanbe Kota Oda Prefektur Shimane mengirimkan penyuluh dan dokter hewan pada Februari mendatang.
Rencananya, para tenaga ahli ini, akan tinggal selama tiga tahun di Sinjai untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada warga sekitar, agar dapat menghasilkan produk ternak berkualitas, yang dapat dikonsumsi secara aman, sehingga dapat meningkatkan gizi anak.
Menurut Ketua Sanbe-Sulawesi Friendship Promotion Center, Hiromoto Hayato, kerjasama dengan Sinjai sebenarnya telah dilakukan jauh sebelum lembaga nirlaba ini dibentuk tahun 2000 silam.
Kerjasama dimulai pada tahun 1991, saat peneliti dari Sulawesi Selatan melakukan studi banding ke Pegunungan Sanbe, yang dikenal sebagai penghasil susu berkualitas.
“Saat itu para peneliti itu menyatakan keinginannya agar anak-anak Indonesia, dapat memperoleh susu sapi berkualitas seperti yang dihasilkan di pegunungan Sanbe. Kemudian saya berpikir, kenapa tidak mengirimkan warga Sinjai untuk bekerja di Sanbe beberapa tahun, kemudian pulang kembali ke Indonesia dan menyebarkan teknik yang telah diperolehnya,” ujar Hiromoto.
Pengiriman pekerja kemudian dimulai pada tahun 2000, setelah Sanbe-Sulawesi Friendship Promotion Center dibuka secara resmi. Sampai saat ini tercatat lebih dari 20 orang, yang telah dikirimkan ke Sanbe.
Sementara pengiriman tenaga ahli ke Sinjai, merupakan program baru Sanbe-Sulawesi Friendship Promotion Center bekerjasama dengan “AMDA Social Development Association”, yakni ikatan dokter Asia yang aktif dalam kegiatan sosial internasional, dan diharapkan dapat membantu peningkatan kualitas hasil ternak dengan mengawasi kesehatan hewan.
Menurut Ega Salim, Kabag Humas dan Kerjasama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Indonesia seringkali mengirimkan peneliti untuk melakukan studi banding ke sejumlah daerah di Jepang, namun dirinya belum dapat memastikan kedatangan tenaga ahli dari Sanbe Februari mendatang.
“Kami sendiri sampai saat ini belum mendapatkan keterangan lengkap mengenai kunjungan atau pengiriman tenaga ahli dari Sanbe ke Sinjai. Jika memang benar mereka akan datang, ini merupakan kesempatan yang baik bagi Indonesia untuk belajar,” ujar Ega.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
>> Pencarian
>> Memo Bisnis
>> Sosial & Pendidikan
>> Gaya Hidup & Hiburan
| Okonomiyaki ala Kansai Hadir di Pantai Indah Kapuk 25/01/2013 |
| artikel lainnya |
