Patung Penari Bali Juarai Kompetisi Pahat Salju di Sapporo
Selasa, 12 Februari 2013 00:39
(SAPPORO) Patung “Penari Bali” karya pemahat Indonesia, berhasil menyita perhatian para juri sehingga meraih juara 3 dalam ajang International Snow Sculpture Contest yang diselenggarakan di Sapporo pada Selasa (05/02) hingga Jumat (08/02) pekan silam.
Patung pahatan karya Nyoman Sungada, Ketut Kaler, dan Sapto Hudoyo yang menggambarkan gerakan Tari Oleg Tambuililingan itu, dinilai juri memiliki tingkat kesulitan dan kerapihan yang tinggi serta dapat mewakili dan menggambarkan keindahan budaya Indonesia.
Tari Oleg Tambuililingan merupakan tari yang mencerminkan pasangan muda-mudi yang sedang di mabuk cinta. Oleg berarti cantik atau gerakan yang indah, sedangkan Tambuililingan sebutan bagi lebah jantan yang sedang mencari madu dalam bunga, sehingga gerakannya terlihat dinamis seperti lebah menari di taman bunga.
Keindahan patung karya tim yang dipimpin Sungada ini dipamerkan bersama 10 tim lainnya, termasuk dari Thailand yang meraih Juara 1 dengan pahatan gajah berjudul “Seniman dari Alam Liar” dan Finlandia dengan pahatan jangkrik raksasa berjudul “Dapatkah Kau Dengar Suaranya?”, serta pahatan salju lainnya dari Korea Selatan, negara bagian Hawaii di AS, Malaysia, Portland di AS, Selandia Baru, Singapura, Swedia dan Taiwan.
Ini merupakan pencapaian terbaik tim pemahat Indonesia dalam 15 tahun terakhir di ajang tahunan yang telah diselenggarakan sejak tahun 1974 ini.
“Pastinya bangga, karena sebelumnya Indonesia hanya mampu masuk ke 5 besar,” ujar Jane Runkat dari Bagian Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Tokyo.
Berdasarkan data tim juri, terakhir Indonesia menjadi juara 3 pada 1997 dan juara pertama pada 1995 dan 1996.
Duta Besar Indonesia untuk Jepang M. Lutfi pun turut mengapresiasi karya Sungada dan kawan-kawan yang dikenal di Indonesia sebagai pemahat buah, dengan berkunjung langsung ke Odori, Sapporo untuk memberikan dukungan dan semangat. Lutfi menyatakan optimis karya pemahat Indonesia akan menjuarai kompetisi tahun ini, bahkan sebelum pemenang diumumkan juri.
Tidak heran jika pria yang menjabat sebagai dubes Indonesia di Jepang sejak 2010 ini optimistis dengan karya tim Indonesia, karena Sungada beserta timnya telah berpengalaman mengikuti berbagai kompetisi memahat salju dan es, termasuk di Harbin Cina pertengahan Januari silam.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
>> Pencarian
>> Memo Bisnis
>> Sosial & Pendidikan
>> Gaya Hidup & Hiburan
| Harajuku Style Ikut Ramaikan IFW 15/02/2013 |
| artikel lainnya |
Karir
| PT Asahimas Flat Glass Tbk 12/02/2013 |
| lowongan lainnya |
