Honda Makin Agresif Rebut Pasar Otomotif

(JAKARTA – Indonesia) Penjualan sepanjang 2012 yang mencatat rekor tertinggi menambah optimisme PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk meningkatkan target tahun ini hingga 100.000 unit. HPM menyiapkan berbagai langkah-langkah strategis untuk mewujudkan ambisinya.


”Tahun ini akan diluncurkan lima model baru. Selain New Honda Jazz di Januari lalu ada CR-Z, All New Accord dan dua mobil lain,” ungkap Direktur Marketing dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy, Rabu (14/02).


Strategi menambah model terbaru terbukti ampuh tahun lalu ketika Honda Brio yang baru lima bulan dikeluarkan langsung merajai pasar mobil kecil dengan penjualan 8.002 unit.


Mengikuti kenaikan target 100.000 unit, langkah ekspansi pabrik pun dilakukan untuk menggenjot produksi per tahun dari semula 60.000 unit menjadi 80.000 unit. HPM juga membangun pabrik kedua berkapasitas 120.000 unit/tahun. Setelah pabrik baru beroperasi 2014 nanti, secara total HPM mampu menghasilkan 200.000 unit per tahun.


Jonfis juga mengatakan, “Target 100.000 unit itu sudah termasuk mobil Low Cost Green Car (LCGC). Namun peluncurannya masih menunggu regulasi disahkan pemerintah.”


Aturan LCGC mengharuskan adanya kandungan suku cadang lokal hingga 80%. Guna mempercepat lokalisasi, mulai 1 Maret 2013, perusahaan baru, PT Honda R&D Indonesia akan mulai beroperasi.


”Honda R&D akan menangani lokalisasi spare part di Indonesia dan mempercepat proses approval bagi model-model baru,” imbuh Jonfis.


Perusahaan ini juga akan melakukan market sensing (pengenalan kondisi pasar), misalnya mengidentifikasi kondisi jalan, ground clearance, kualitas bahan bakar dan berbagai kondisi lokal lain. Hasilnya akan digunakan sebagai dasar pengembangan mobil Honda selanjutnya.


Melengkapi dukungan, diperkenalkan pula PT Honda Access Indonesia yang menangani aksesoris-aksesoris mobil. Perusahaan yang beroperasi sejak 1 Desember 2012 ini berlokasi di Kelapa Gading Square tak jauh dari HPM Sunter.


Tak hanya itu, pada sektor purna jual, HPM meningkatkan pelayanan bagi konsumen dengan meluncurkan layanan purna jual berupa jasa servis bergerak, Mobil Service.


“Honda menyediakan armada mobil Freed untuk layanan dimanapun dan kapanpun. Selain itu mempermudah akses ketika macet, kami juga menyiapkan unit sepedamotor dengan berbagai peralatan servis,” ungkap Yosep Swasono Agus, Corporate Communication Manager PT Honda Prospect Motor pada peluncuran layanan Mobile Service (13/02).


Yosep menambahkan, “Dengan penjualan 2012 mencapai 69.320 unit, pertumbuhan Honda mencapai 153%, tertinggi di antara semua ATPM di Indonesia sekaligus melampaui pertumbuhan industri otomotif nasional yakni sebesar 125%. Kami harus meningkatkan pelayanan konsumen.”


Dihubungi pada kesempatan terpisah, wartawan otomotif senior dari Dapurpacu.com, Wisnu Guntoro Adi menanggapi, “Target Honda ini wajar karena tiap ATPM akan terus meningkatkan penjualannya tiap tahun. Apalagi melihat kesuksesan Brio dan Brand Awareness konsumen terhadap merek Honda cukup tinggi. Namun langkah ini harus diikuti peningkatan dealer.”


HPM ternyata telah melakukan strategi menyeluruh dengan penambahan dealer dari 89 gerai pada tahun lalu menjadi 120 buah pada tahun 2013.


Jika melihat strategi Honda dari hulu ke hilir yang lengkap, sepertinya pangsa pasar Honda akan terus merangkak naik.

Hak Cipta © 2013 HALO Jepang! HArian onLine indOnesia - Jepang. Dilindungi oleh Undang-undang