Bantu Warga NTT, Panasonic Sumbang 1000 Solar Lantern
Kamis, 27 Maret 2014 01:59
(Jakarta) Terbatasnya jumlah masyarakat yang memiliki akses listrik, terutama di Kawasan Timur Indonesia, dan juga untuk memberi solusi guna mengatasi masalah sosial, Panasonic Corporation menyerahkan sumbangan solar lantern kepada warga di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Solar lantern ini dikembangkan dengan teknologi ramah lingkungan, dan kami berharap dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah penerangan dan isu sosial lainnya guna menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia,” ujar Ogawa Michiko, General Manager of CSR and Citizenship Group, Panasonic Corporation Kamis (20/03) pekan silam.
Menurut Ogawa, program sumbangan ini merupakan bagian dari “100 thousand solar lantern project” yang bertujuan memberikan 100 ribu solar lantern kepada masyarakat di negara-negara dengan akses listrik terbatas seperti Kamboja, India, Kenya, Myanmar dan Indonesia. Selain itu, program yang dimulai sejak tahun 2012, dan akan berakhir tahun 2018, merupakan bagian dari peringatan 100 tahun berdirinya Panasonic Corporation.
Sementara untuk Indonesia, sebanyak 1000 solar lantern atau lampu penerangan dengan sumber daya dari cahaya matahari, diserahkan kepada masyarakat di Pulau Sumba, dan Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur (NTT), bekerjasama dengan Yayasan Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA).
Suganuma Ichiro Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) menambahkan, solar lantern Panasonic dilengkapi 5 lampu LED dengan pencahayaan 360 derajat, yang cahayanya dapat memancarkan ke segala arah, cocok digunakan seperti saat makan malam dengan keluarga dan penerangan saat anak-anak belajar. Lampu ini juga dapat digantung di dalam ruangan, diletakkan di atas meja, serta mudah untuk dibawa ke mana saja.
Selain itu, lanjut Suganuma, perangkat ini dapat diisi ulang dalam waktu 6 jam di bawah sinar matahari, dan lampunya yang berdaya 3.5 watt bisa diatur tingkat keterangan cahaya, untuk mode pencahayaan rendah mampu bertahan hingga 90 jam, untuk pencahayaan sedang sekitar 15 jam, dan 6 jam untuk pencahayaan tinggi. Serta bisa juga dijadikan sumber pengisian daya perangkat elektronik seperti telepon seluler, karena dilengkapi USB port.
| Selanjutnya > |
|---|
| BERITA SOSIAL & PENDIDIKAN LAINNYA |
