Mahasiswi Al Azhar Juara Benron Taikai Se-Jabodetabek


(Jakarta) Mahasiswi Sastra Jepang Universitas Al Azhar (UAI) meraih juara 1 lomba pidato Bahasa Jepang (benron taikai) tingkat mahasiswa dan umum se-Jabodetabek, yang diselenggarakan di Japan Foundation, Jakarta Sabtu, 10 Mei silam.


Ninda Murti Sari, yang kini sedang menempuh semester 6 di UAI, selanjutnya mewakili Jabodetabek untuk mengikuti lomba pidato nasional.


Ninda membawakan pidato berjudul Kekka yori keika atau proses lebih penting daripada hasil. Naskah pidatonya merupakan pengalaman saat masih duduk di bangku SMA. "Saat itu saya ingin masuk ke kelas IPA, namun tidak bisa akhirnya memilih kelas bahasa,” ujar Ninda. Namun setelah menjalaninya saya jadi mengerti, jika proses memang lebih penting daripada hasil, tambahnya.


Setelah lulus, Ninda pun mengambil jurusan Sastra Jepang di Universitas Al Azhar dan belajar dengan sungguh-sungguh, hingga ia akhirnya mewakili kampusnya mengikuti lomba pidato Bahasa Jepang. Ia berlatih intensif selama sebulan di bawah bimbingan para dosen.


“Saya sama sekali tidak menyangka bisa menang. Ini berkat para sensei yang melatih saya,” ungkapnya.


Mahasiswa berusia 20 tahun ini berhasil menyisihkan 14 peserta lainnya dari berbagai universitas dan perwakilan perorangan.


Saito Minoru, Ketua Lomba Pidato yang juga kepala sekolah Jakarta Japan School (JJS) memberi apresiasi pada naskah para peserta karena hampir semua menuliskan tentang pengalaman sendiri. Selain itu ia memuji kemampuan peserta menjawab pertanyaan yang sulit sekalipun.


“Kali ini banyak yang membawakan tema tentang mimpi, cita-cita dan harapan. Semoga semuanya belajar Bahasa Jepang dengan semangat sehingga bisa menjembatani hubungan Jepang dan Indonesia,” tuturnya.


Sementara juara kedua diraih mahasiswa Universitas Dharma Persada, dan juara ketiga oleh perwakilan perorangan dari Bekasi.

Ketiganya akan kembali diadu dengan para juara dari 8 wilayah di Indonesia dalam lomba pidato Bahasa Jepang tingkat nasional pada 7 Juni mendatang di Jakarta.


Ada 14 peserta yang akan berpartisipasi. Juara pertama dan kedua akan mewakili Indonesia dalam ASEAN Speech Contest di Tokyo.