Rektor Unsada: Wisuda Bukan Akhir dari Proses Belajar
Kamis, 26 September 2013 00:10
(Jakarta) Wisuda menjadi salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap pelajar, namun momen ini bukanlah akhir dari proses belajar, sebaliknya merupakan fase kehidupan baru untuk belajar lebih banyak lagi.
“Wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan seseorang, sebaliknya, ini merupakan permulaan dari satu fase pendidikan dan kehidupan baru, yang menuntut lebih banyak pengetahuan, pemusatan pikiran, visi, kerja keras dan spirit keberhasilan,” ujar Rektor Universitas Darma Persada (Unsada) Oloan P. Siahaan, dalam upacara wisuda ke-23 Unsada, Selasa (23/09).
Meskipun begitu, Oloan ingin para lulusan dapat merayakan kegembiraan wisuda ini dengan rasa syukur sebagai salah satu bagian penting dalam tonggak perjalanan kehidupan.
Dalam acara yang juga dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau biasa dikenal dengan sebutan Ahok, Unsada meluluskan 396 orang mahasiswa, dari 15 program studi Sarjana, 1 program Pasca Sarjana, dan 23 orang program pendidikan vokasi Diploma (D3), termasuk di dalamnya 122 orang sarjana program studi Sastra Jepang (S1) dan 17 orang lulusan program studi Bahasa Jepang (D3).
Di akhir sambutan Oloan berharap, ilmu, pengalaman, serta kemampuan dalam menggunakan dan mengembangkan keilmuan yang telah diperoleh di kampus, dapat diterapkan para lulusan untuk memulai karir atau melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi dan tentunya dapat berguna bagi masyarakat sekitar.
“Bersikaplah selalu positif dan jaga nama baik almamater, dengan menggunakan dan mengembangkan semua ilmu yang pernah diperoleh di kampus. Doa kami dari seluruh civitas akademika Unsada selalu menyertai kalian semua,” ujar Oloan.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
