Relokasi ke Plaza Indonesia, Marutama Ramen Tampilkan Menu Baru
Kamis, 19 Juni 2014 19:06
(Jakarta) Marutama Ramen Plaza Indonesia, yang merupakan relokasi dari gerai sebelumnya di eX Plaza Indonesia, dan sudah beroperasi sejak awal Juni silam, memperkenalkan menu baru, yang menyajikan tidak hanya hidangan ramen, tapi juga side dish, dan dessert.
“Dengan lokasi baru dan juga menu baru yang bervariasi, diharapkan konsumen dapat lebih menikmati hidangan di Marutama Ramen, yang didukung dengan interior berkonsep origami, ” ujar Henky Rusli, Managing Director, PT GF Culinary, perusahaan yang mengelola jaringan restoran Marutama Ramen, Jumat (13/06) di Jakarta.
Dari keseluruhan menu baru, tiga diantaranya menu ramen, yakni Original Shirunashi Ramen, atau ramen kering yang disajikan dengan topping char siew, dengan sup toripaitan yang disajikan terpisah, dan Saraudon, crispy ramen dengan saus kari yang dibuat dengan mencampurkan kuah toripaitan dengan buah apel, agar bumbu karinya lebih manis, serta minced meat ramen, yang penyajiannya dengan topping tamago, atau telur bumbu kecap yang bagian luarnya matang, namun kuning telurnya setengah matang.
Sementara untuk side dishnya, yakni homemade Japanese mixed salad, crispy lotus roots & chips, duo crispy bun, dan yaki onigiri set.
Sedangkan pilihan hidangan dessert terbaru di gerai Marutama Ramen Plaza Indonesia ialah Mochi Ice Cream, dan Sumo Sundae.
Dan juga personal Nabe set, yang kini dapat dinikmati satu orang, tersedia dalam dua pilihan rasa, seafood, dan chicken mix.
Lebih lanjut Henky menjelaskan, untuk kisaran harga menu baru ini, untuk ramen antara Rp 60.000 sampai Rp 70.000, side dish mulai dari Rp 28.000 sampai Rp 40.000, dan dessert dikisaran Rp 28.000.
“Berbeda dengan di Jepang, yang satu restoran hanya menghidangkan satu jenis masakan, misalnya ramen atau soba saja dengan berbagai ragamnya, tapi konsumen di Indonesia menginginkan jenis makanan yang dihidangkan bervariasi. Jadi pada tahap awal membuka gerai Marutama Ramen di Jakarta, kami coba mengikutinya, namun setelah dua setengah tahun, dan melihat tanggapan konsumen, maka diajukanlah usulan perubahan ke Managing Director Marutama Ramen, yang ternyata menyambut baik ide itu,” papar Henky.
Kudo Tetsuya, Managing Director Marutama Ramen menambahkan,”Di Jepang, restoran ramen tradisional biasanya hanya berisi 15 sampai 16 kursi, dan konsumen makan hanya sebentar, namun di Singapura, Malaysia dan juga Indonesia, konsumennya lebih menginginkan dining style, dan juga lebih banyak variasi menu.”
Ketika ditanya mengenai menu baru untuk pasar Indonesia, Kudo menjelaskan idenya berasal dari Marutama Ramen Indonesia, namun dirinya yang memberikan persetujuan akhir.
“Ide yang tidak pernah terpikirkan oleh saya, malah terpikirkan oleh staf Indonesia. Sebagai contoh, menu Original Shirunashi Ramen, dan Saraudon, itu pertama kalinya diperkenalkan di pasar Indonesia, bahkan di Singapura dan Malaysia belum ada,” ungkap Kudo.
Tapi disisi lain Kudo juga menegaskan, meski di Indonesia ini kebanyakan konsumen menyukai hidangan pedas, dan manis, dirinya tidak berupaya menyesuaikan citarasa Marutama Ramen dengan kemauan konsumen. “Yang paling utama bagi saya ialah bisa membuat hidangan yang enak,” ujarnya mengakhiri.
| Selanjutnya > |
|---|
BERITA TERKINI
- Konsumen Inginkan Low MPV Lebih Mewah, Honda Rilis Mobilio RS
- Peternak Fukushima Unjuk Rasa di Tokyo
- Hasil Imbang Lawan Yunani, Peluang Samurai Biru Kian Tipis
- Politisi Muda Beralih ke Crowdfunding Untuk Galang Dana
- LDP & NKP Belum Sepakati Penerapan Hak Pertahanan Kolektif
- Relokasi ke Plaza Indonesia, Marutama Ramen Tampilkan Menu Baru
