Kafe Berkonsep Binatang Menuai Popularitas
Jumat, 15 Agustus 2014 19:27
(Tokyo) Jepang tidak hanya terkenal dengan orang-orangnya yang bergaya nyentrik, namun beragam tempat unik juga bisa ditemukan di negara ini. Salah satunya ada di Tokyo dan Osaka, yakni kafe dengan konsep binatang yang menjadi bagian destinasi wisata paling populer.
Sebelumnya, ada kafe kucing yang sudah sangat populer, lalu hadir kafe burung “Tori no iru cafe” yang menghadirkan pengalaman unik dan luar biasa bagi para pengunjung yang datang. Disini pengunjung bisa menikmati hidangan dan juga berinteraksi secara langsung dengan burung hantu.
Burung hantu yang tinggal di kafe ini sudah terjamin kebersihan dan kesehatannya, sehingga para pelanggan tak perlu khawatir tertular penyakit.
“Saya sangat menyukai mata besar burung hantu dan paruhnya yang tajam, dan sangat menikmati berada disini karena dapat menyentuh burung,” kata seorang pelanggan wanita yang berusia 20 tahun dan mengunjungi kafe sekitar tiga kali dalam seminggu.
Selain itu, juga tersedia kafe yang menawarkan kepada para pengunjung bermain dengan kelinci dan kambing, yang juga kian populer dalam beberapa tahun terakhir.
“Usagi Café Ohishima” di kawasan Setagaya, Tokyo sangat populer dikalangan wanita berusia 20-30 tahun. Di dalam kafe para pelanggan bebas bergerak di antara 2 zona, dan mereka bebas menghabiskan waktu bersama kelinci yang berkeliaran, serta dapat bersantai menikmati makanan dan minuman.
Sama halnya dengan kafe hewan yang lain, kafe kambing yang terdapat di sekitar stasiun Shibuya pun menyajikan konsep yang sama. “Kafe hewan, yang memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk bisa bermain dengan kucing dan anjing, sempat booming. Namun kami berpendapat hewan normal seperti itu tak memiliki faktor wow seperti pada kambing.” Ujar Kawaguchi Rena, si pemilik kafe.
Hadirnya kafe berkonsep binatang di Jepang, turut mengundang antusiasme para warga, terutama bagi para penggemar binatang. Dan hal ini ternyata bermanfaat bagi orang yang berada dibawah tekanan stress.
Takamatsu Masayuki, Ketua Dewan Asosiasi Terapi Hewan Jepang menyatakan, “ Telah terbukti dalam ilmu syaraf bahwa manusia akan merasa lebih baik setelah menghabiskan waktu dengan binatang yang mereka sukai.”
| Selanjutnya > |
|---|
| BERITA HIBURAN & GAYA HIDUP LAINNYA |
BERITA TERKINI
- Kafe Berkonsep Binatang Menuai Popularitas
- Gacha Kian Menarik Minat Kalangan Dewasa
- Jumlah Warga Jepang di Mancanegara Lampaui 1.25 juta, Di Indonesia Naik 10%
- Di Perusahaan Jepang, Hanya 6.2% Jabatan Manajer ditempati Pegawai Wanita
- Pemerintahan PM Abe Sediakan 80 Juta Yen untuk Penerjemahan Buku
- Pembebasan Visa Wisata Indonesia & Jepang Dimulai Tahun Depan
