Toyota 'Prius Alpha', Mobil Ramah Lingkungan Berkapasitas 7 Penumpang

(Tokyo-Jepang) Toyota Motor Co. (TMC), pada bulan Mei silam, memperkenalkan 'Prius Alpha', seri mobil hybrid berkapasitas 7 orang penumpang yang hemat bahan bakar.



Prius yang identik dengan kendaraan berkapasitas 5 penumpang kini dirancang khusus hingga mampu menampung 7 penumpang, sehingga dikenal pula dengan sebutan Prius MPV yang biasa digunakan sebagai kendaraan keluarga.



Prius Alpha yanga merupakan generasi ketiga mobil hybrid Prius, memiliki dua tipe konfigurasi interior, yakni kapasitas untuk lima penumpang (jok dua baris), dan tujuh penumpang (jok tiga baris).



Kedua varian ini dilengkapi sistem hibrida terbaru, yaitu Toyota Hybrid System II (THS II), yang hanya menghabiskan 1 liter bahan bakar untuk menempuh jarak 31 km (31 km/liter).



Prius Alpha memiliki kapasitas tangki sebesar 1,979 cc, dan mesin 1,8 liter dengan efisiensi termal 38 persen, serta mampu menghasilkan tenaga 73 kW (99 PS)/5,200 rpm. Namun jika ditambah dengan tenaga dari motor listrik, mobil bisa digunakan hingga 100 kW (136 PS).


Prius Alpha untuk model berkapasitas 5 penumpang, menggunakan baterai Nickel-metal hydride. Sementara Prius Alpha yang berkapasitas 7 penumpang, menggunakan baterai Lithium Ion.



Prius Alpha dirancang dengan panjang 4,615 mm, lebar 1,775 mm dan tinggi 1,575 mm, atau lebih panjang sekitar 160 mm, lebih tinggi 90 mm dan lebih lebar 30 mm, dari seri Prius lainnya. Tidak hanya itu, interior mobil dilengkapi dengan bagian atap yang bisa dibuka.



Mobil ini dilengkapi dengan pilihan Pre-crash Safety System atau Car Navigation untuk keamanan berkendara. Tidak hanya itu, mobil juga dilengkapi dengan teknologi untuk mengatur temperatur, dan ventilasi udara.



Prius Alpha dijual dengan harga 3,305,000 yen, dan hadir dengan berbagai varian warna, seperti Super White II, hitam, White Pale Crystal Shine, Red Mica Metalic, Silver Metalic, Clear Stream Metalic, Grey Metalic, dan Dark Blue Mica.



Dalam sebulan, penjualan Toyota Prius Alpha di Jepang ditargetkan sebanyak 3 ribu unit. (II)