ANA Targetkan Penjualan AirAsia Japan Lampaui 100 Miliar Yen Dalam 5 Tahun

(Tokyo-Jepang) All Nippon Airways Co (ANA) menargetkan penjualan tahunan AirAsia Japan, yang merupakan perusahaan patungan dengan AirAsia, maskapai penerbangan murah asal Malaysia, melampaui 100 miliar yen dalam jangka waktu lima sampai enam tahun, terhitung sejak dimulainya operasi pada tahun 2012, hal ini diungkapkan Presiden Direktur ANA Ito Shinichiro belum lama ini kepada Kyodo News.

"Bila perusahaan patungan ini membeli 30 pesawat dalam lima sampai enam tahun ke depan, seperti yang telah direncanakan sebelumnya, penjualannya diperkirakan melampaui 100 miliar yen per tahun," ujar Ito, saat memberi penjelasan mengenai AirAsia Japan Co, yang akan diresmikan akhir bulan Agustus ini, dan untuk tahap awal akan melayani rute dari dan ke Bandara Internasional Narita mulai bulan Agustus tahun 2012.

Perkiraan awal penjualan tahunan AirAsia Japan ini lebih besar dibanding penjualan Skymark Airlines pada tahun fiskal 2010 yang sebesar 58 miliar yen.

Ketika ditanya mengenai alasan ANA memasuki bisnis penerbangan murah, Ito mengungkapkan maskapai penerbangan murah luar negeri akan segera meluncurkan penerbangan dari, dan ke Narita, karena slot jadwal pendaratan, dan keberangkatannya akan lebih padat. "Kita harus melakukan tindakan pencegahan," ujar Ito.

Pembagian saham AirAsia Japan, 67 persen dimiliki ANA, dan 33 persen dimiliki AirAsia.

Sebelumnya ANA sudah mendirikan Peach Aviation Ltd, maskapai penerbangan murah patungan dengan perusahaan investasi asal Hong Kong, dan mengoperasikan penerbangan dengan rute dari dan ke Kansai International Airport.

"Mungkin Peach akan bersaing dengan AirAsia Japan," ungkap Ito, yang juga menjelaskan kalau ANA tidak punya rencana untuk menggabungkan kedua maskapai murah patungan itu. (YD/KN)