Teliti Lahan Gambut di Riau, IPB Libatkan Universitas Utsunomiya

(PEKANBARU – Indonesia) IPB bersama Universitas Riau dan Universitas Lampung libatkan Universitas Utsunomiya, prefektur Tochigi meneliti pelepasan karbondioksida (CO2) pada lahan gambut milik Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).


“Peneliti dari Jepang dipimpin Prof Nagano Toshihide dari Faculty of Agriculture Utsunomiya University,” kata Prof .Dr. Ir. Budi Indra Setiawan, M.Agr. dari Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor.


Kontribusi Universitas Utsunomiya dalam proyek ini berbentuk dukungan teknologi berupa alat pengukur CO2 yang dilepaskan ke udara. Peranti ini merupakan teknologi baru yang mampu mengunduh data secara cepat.


Para ilmuwan akan meneliti lahan gambut yang difungsikan sebagai Hutan Tanaman Industri (HTI). Lokasinya di Semenanjung Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau. HTI ini telah menerapkan pengaturan air ekologis dalam operasinya.


Prof Indra menambahkan, “Penelitian ini merupakan bagian dari nota kesepahaman (MoU) antara IPB dengan Riau Andalan Pulp and Paper. MoU berlangsung sejak 2010 dan akan berlangsung 5 tahun.”


Lahan gambut sendiri merupakan penyimpan karbon alami. Selama ini terjadi kekhawatiran jika dialihfungsikan, karbondioksida dalam jumlah besar akan terlepas ke atmosfer. Penggunaannya diatur dalam Keppres No. 32 tahun 1990 tentang pengelolaan kawasan lindung.


Melalui penelitian ini diharapkan dapat diketahui efek penerapan pola pengaturan air ekologis pada lahan gambut terhadap pelepasan karbondioksida pada HTI. Selain itu meningkatkan pengelolaan yang baik agar mengurangi potensi subsidensi (penurunan tanah gambut) dan kebakaran.(BN)

Hak Cipta © 2013 HALO Jepang! HArian onLine indOnesia - Jepang. Dilindungi oleh Undang-undang