Kebijakan & Kerjasama
Indonesia & Jepang Hadapi Krisis Listrik
Jumat, 21 Desember 2012 01:28
(JAKARTA-Indonesia) Selain sampah dan ketegangan politik, ternyata isu kelangkaan energi, khususnya listrik menjadi masalah utama yang dihadapi pemerintah Indonesia dan Jepang dalam beberapa tahun terakhir.
Teliti Lahan Gambut di Riau, IPB Libatkan Universitas Utsunomiya
Jumat, 21 Desember 2012 00:00
(PEKANBARU – Indonesia) IPB bersama Universitas Riau dan Universitas Lampung libatkan Universitas Utsunomiya, prefektur Tochigi meneliti pelepasan karbondioksida (CO2) pada lahan gambut milik Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).
Jajaki Kerjasama dengan Saga, Pemkot Manado Gelar Acara Budaya
Kamis, 20 Desember 2012 00:05
(SULAWESI UTARA-Indonesia) Upaya penjajakan kerjasama di bidang budaya dan penataan kota yang lebih baik dengan Kota Saga di Prefektur Saga, menjadi latar belakang utama Dinas Pariwisata Kota Manado menyelenggarakan “Japan-Manado Culture Exchange Night” bekerjasama dengan Politeknik Negeri Manado (PNM) di Hotel Sintesa Peninsula Manado pada Rabu (12/12) silam.
Gunakan Merek Gunze, Pengusaha Lokal Digugat
Selasa, 18 Desember 2012 19:40
(JAKARTA – Indonesia) Sengketa merek Jepang dengan pengusaha lokal kembali terjadi, kali ini antara perusahaan Gunze Limited dengan The Gunze Sport.
Akar permasalahan adalah penggunaan nama Gunze untuk produk pakaian tanpa ijin. Menurut data dari laman Dirjen HAKI, bisa dilacak Gunze Limited Jepang lebih dulu terdaftar pada 2005. The Gunze Sport baru tahun 2010.
Gunze Limited menggugat Maryoto, pemilik merek The Gunze Sport yang telah mencatut merek dan nama perusahaan untuk produknya. Kuasa Hukum Maulana and Partners menyatakan, terjadi penjiplakan karena Gunze adalah nama ciptaan dan tidak ada dalam kamus. Gunze Limited memiliki berbagai lini bisnis dari tekstil, pakaian hingga klub olahraga.
Namun hingga Senin (17/12), The Gunze Sport selaku tergugat membantah dan mengungkapkan bahwa mereknya telah diakui oleh Direktorat Jenderal HAKI. Karhawi Yapar, kuasa hukum Maryoto membantah meniru logo ataupun gaya tulisan merek milik penggugat. Pasalnya, merek itu menggunakan aksara Jepang katakana. Maryoto sendiri memproduksi kimono, toga, gamis dan sepatu.
Pihak kantor hukum Maulana and Partners ketika dihubungi menyayangkan kekurangcermatan Dirjen HKI dalam memproses permohonan merek dagang.
Kamis, 20 Desember mendatang diagendakan replik pihak penggugat akan, yakni jawaban terhadap tanggapan tergugat. Sidang akan berlangsung di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.
Kasus ini menambah daftar panjang sengketa merek di Indonesia. Sebelumnya beberapa sengketa pernah terjadi antara lain merek Edifice Casio, Toyota dengan ban merek Innova serta merek Lexus.
Kemenangan LDP Belum Jamin Kestabilan Politik di Jepang
Selasa, 18 Desember 2012 07:05
(TOKYO-Jepang) Partai Liberal Demokrat (Jimin To/LDP) yang dipimpin Abe Shinzo, akan kembali ke tampuk pemerintahan, setelah selama lebih dari tiga tahun menjadi partai oposisi pasca kemenangannya dalam pemilihan Majelis Rendah pada hari Minggu silam, namun masih belum ada kejelasan apakah hal itu akan bisa menstabilkan situasi politik di Jepang.
Berita lainnya...
Halaman 4 dari 5
«MulaiSebelumnya12345SelanjutnyaAkhir»>> Pencarian
>> Sosial & Pendidikan
>> Memo Bisnis
| Rilis New Serena, Nissan fokus ke MPV keluarga 11/01/2013 |
| artikel lainnya |
>> Gaya Hidup & Hiburan
| Ranch Market Jual 40 Produk Makanan Olahan Jepang 12/01/2013 |
| artikel lainnya |
