Mantan SekJen Partai Demokrat Ikut Pemilihan Ketua Umum

(Tokyo) Hosono Goshi, mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (Minshu to/DPJ) berencana ikut dalam pemilihan Ketua Umum pada pertengahan Januari mendatang guna menggantikan Kaieda Banri, Ketua Umum saat ini yang telah mengumumkan rencana untuk mundur.


"Saya memutuskan untuk ikut serta dalam pemilihan," ujar Hosono, yang pernah menjabat posisi Menteri yang menangani bencana nuklir dan lingkungan ketika DPJ memerintah, kepada media setelah penyelenggaraan Rapat Pengurus Pusat yang menetapkan tanggal pelaksanaan pemilihan.


Kaieda menyatakan dirinya akan mundur dari posisi Ketua Umum DPJ setelah dipastikan kalah dalam Pemilihan anggota Majelis Rendah pada hari Minggu (14/12), yang berhasil dimenangkan kubu koalisi Partai Liberal Demokrat (Jimin to/LDP) dan Partai Kesejahteraan (Komei to/WP) dengan mempertahankan perolehan mayoritas dua pertiga kursi.


Lebih lanjut Hosono menilai saat ini tidak ada kelompok yang cukup kuat untuk menantang pemerintahan Perdana Menteri Abe Shinzo, yang juga menjabat Ketua Umum LDP.


"Partai Demokrat berada di situasi yang ekstrim, namun kubu oposisi harus bangun kembali guna melindungi demokrasi. Saya yakin hanya Partai Demokrat yang dapat memainkan peran strategis itu," katanya.


Partai Demokrat saat ini sedang berupaya mendapatkan kembali dukungan para pemilih yang tidak puas dengan kinerja partai ketika sedang berkuasa dari tahun 2009 sampai 2012.


Sementara anggota Partai Demokrat lain mendorong mantan Ketua Umum Maehara Seiji, Pelaksana Tugas Ketua Umum Okada Katsuya atau Sekretaris Jenderal Edano Yukio, untuk menjadi Ketua Umum selanjutnya.



Pada hari Rabu, Maehara bertemu dengan 10 orang anggota parlemen yang akrab dengannya, beberapa diantarnya mendesak agar ia tidak ikut serta dalam pemilihan. Dan ketika bertemu media, Maehara menjelaskan dirinya belum membuat keputusan.


Sedangkan Okada masih belum memberika komentar mengenai keikutsertaannya dalam pemilihan Ketua Umum, namun kepada media dirinya menyatakan "sangat terhormat" direkomendasikan menjadi Ketua Umum Partai.


Dalam pertemuan hari Rabu, Pengurus Pusat Partai Demokrat juga memutuskan masa kampanye dimulai pada 7 Januari, dan anggota partai dapat berpartisipasi dalam pemilihan melalui surat.