Kaisar Akihito Harapkan Jepang Maju dengan Damai

(Tokyo) Kaisar Akihito, dalam peringatan ulang tahun ke-81, menyampaikan harapannya agar Jepang dapat menjadi negara damai dan maju kedepan bersama dengan negara lain, serta menjelang peringatan 70 tahun berakhirnya Perang Dunia II pada tahun depan.


“Saya sangat berharap Jepang dapat maju ke depan sebagai negara yang stabil, damai dan saling membantu tidak hanya dengan negara tetangga tapi juga dengan sebanyak mungkin negara di dunia,” ujar Kaisar Akihito dalam konferensi pers pada hari Jumat sebelum perayaan ulang tahunnya.


“Guna menjamin para korban tidak mati sia-sia, saya yakin sudah menjadi kewajiban kita yang berhasil selamat serta tanggung jawab kepada generasi masa depan, untuk selalu berusaha menjadi Jepang yang lebih baik,” ucapnya.


Kaisar Akihito memberikan pujian bagi upaya yang dilaksanakan sejumlah pihak untuk mengumpulkan data resmi Badan Rumah Tangga Kekaisaran mengenai ayahnya yakni Kaisar Hirohito, yang dijuluki Kaisar Showa, dan menyatakan dirinya sangat senang.


Pada bulan Agustus, Badan Rumah Tangga Kekaisaran menyelesaikan penyusunan sejarah Kaisar Showa yang memaparkan 87 tahun kehidupannya. Dibutuhkan waktu 24 tahun untuk menyelesaikannya.


Menurut Kaisar, membaca tentang pencapaian mendiang Kaisar akan menjadi pengingat dan membantu saya menghargai Kaisar Showa, yang hidup di era yang penuh dengan kesukaran.


Mengingat kembali saat dirinya menginap di Vila milik ayahnya di Kota Nasu, Prefektur Tochigi, Kaisar Akihito menyatakan belajar banyak dari Kaisar Showa.


“Saya belajar berpikir mengenai orang lain dari waktu yang berbeda dan bertindak bukan karena disuruh tapi untuk bertanggung jawab atas tindakannya sendiri,” katanya.


Kembali ke tahun 2014, Kaisar menyatakan tiga ilmuwan kelahiran Jepang yang berhasil mendapat anugerah Hadiah Nobel dibidang fisika karena berhasil menciptakan LED yang menampilkan warna biru sebagai salah satu peristiwa yang paling berkesan bagi dirinya.


“Saya sangat bangga atas pencapaian ketiga ilmuwan, dan ingin menyampaikan penghargaan kepada mereka,” paparnya.


Kaisar Akihito juga menyampaikan turut berkabung bagi para warga yang meninggal akibat bencana alam seperti tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Hiroshima, dan letusan Gunung Ontake.


“Saya merasa dengan semakin lanjutnya usia, lebih rentan tersandung dan jatuh, jadi saya selalu khawatir kepada para warga senior yang membersihkan salju dari atap rumahnya,” katanya.


Sementara dalam pidatonya kepada warga yang berkunjung ke Istana Kekaisaran pada hari Selasa silam, Kaisar Akihito menyatakan, “Tahun yang tidak dapat disebut tenang akan segera berlalu, merujuk pada banyaknya bencana alam yang terjadi dalam tahun ini.


“Saya sangat berharap tahun depan akan menjadi tahun yang bersinar,” ujar Kaisar dari atas Balkon di sayap Chowa-Den Istana Kekaisaran, bersama Permaisuri Michiko, Putra Mahkota Naruhito dan anggota keluarga Kekaisaran lainnya, yang ditujukan kepada sekitar 28.900 pengunjung yang datang ke Istana.