Sering Terlambat Bawa Riskhi Masuk 3 Besar Lomba Pidato

Kamis, 20 Juni 2013 00:39

(JAKARTA) Riskhi Sucindawini, perwakilan dari Sumatera Barat & Sumatera Tengah meraih juara ke 2 dengan mengusung tema” Ii Wake wo Yameyou” (Ayo Berhenti Beralasan). Tema yang tercetus dari pengalamannya yang sering terlambat ini membawanya menjadi juara kedua lomba pidato bahasa Jepang tingkat nasional.

Riskhi mengungkapkan, “Pidato ini dibuat untuk mengingatkan saya dan mengajak teman-teman supaya tidak terlambat lagi, karena setiap kali terlambat banyak sekali alasannya” ujar mahasiswi Perguruan Tinggi Teknokrat, Lampung ini.


Untuk pertama kalinya dalam Lomba Pidato Bahasa Jepang Tingkat Nasional kedatangan perwakilan dari Sumatera Barat & Sumatera Tengah (Lampung), bahkan masuk posisi 3 besar .


Hal tersebut menambah semarak lomba yang diselenggarakan atas kerjasama The Japan Foundation Jakarta dengan PERSADA dan Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta ini.

Tadashi Ogawa, Direktur Japan Foundation Jakarta mengungkapkan, “Ini menjadi semacam fenomena baru. Pertama kalinya ada perwakilan dari Lampung dan menjadi juara 2. Peserta yang mengikuti lomba ini sekarang semakin meluas.” ujarnya.


Sementara juara pertama diraih Annisa Nadhila Issadi dari Jabodetabek. Mahasiswi Universitas Indonesia ini mengusung tema “Yume wo Ikiru” (Menjalani Mimpi) yang mengisahkan tentang impiannya menjadi mangaka (komikus).


Riskhi dan Annisa akan berangkat ke Jepang mewakili Indonesia dalam lomba pidato “Asean Speech Contest” yang diselenggarakan Japan Overseas Enterprises Association (JOEA) Oktober 2013.


Posisi ke 3 diraih Lily Indrawati dari Jawa Barat dengan tema “ Uta wa Jinsei wo Kaeru” (Manfaat Bernyanyi), dan juara 4 diraih Tiara Gischa Sherla Rendy dari Jawa Barat dengan tema “Ningen ga Naku Riyuu” (Alasan Orang Menangis).


Salah satu juri yaitu Ueda Naomi dari JICA mengungkapkan , “Secara keseluruhan, baik pengucapan, intonasi serta isi pidatonya semuanya sangat bagus. Setiap peserta memiliki levelnya masing-masing, sehingga sulit untuk memilih.” ujarnya


Lomba Pidato Bahasa Jepang Tingkat Nasional ke 42 yang berlangsung di Auditorium RRI pada 15 Juni kali ini diikuti 14 peserta dari berbagai daerah, diantaranya Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Sulawesi.


Lomba ini juga diselingi dengan berbagai acara hiburan. Mulai dari lagu pop Jepang yang ditampilkan para juara “Karoke Compe JF 2013” , Tarian Jepang “Soran Bushi Kolaborasi” dari Mahasiswa STBA Yapari Bandung, dan Operet Cerita Rakyat “Jaka Tarub” dalam bahasa Jepang yang disuguhkan para Mahasiswa UI.

 

Halaman 5 dari 14

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»